Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pembunuhan Muslim yang Dituduh Makan Daging Sapi oleh Warga Hindu India Telah Direncanakan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Oktober 2015 21:04 9:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Oktober 2015 21:02
Bagikan
Protes pembunuhan Muhammad Akhlaq oleh warga.
Bagikan

Hidayatullah.com—Tim penyelidik yang dibentuk pemerintah hari Rabu (21/10/2015) mengatakan bahwa pembunuhan seorang Muslim bernama Muhammad Akhlaq oleh warga India bukanlah tindakan spontan melainkan sudah direncanakan terlebih dahulu, yang ikut dipicu oleh pengelola kuil setempat.

Akhlaq dibantai oleh warga Hindu di desa Bisara bulan lalu, setelah sebelumnya berkembang kabar burung yang mengatakan dia memakan daging sapi, hewan yang dianggap suci umat Hindu.

Investigasi yang dilakukan oleh Komisi Nasional untuk Minoritas menemukan bukti-bukti bahwa pembunuhan itu telah direncanakan sebelumnya.

Dalam laporannya, Komisi mengatakan bahwa orang-orang kampung yang melakukan pembunuhan itu “berkumpul beberapa menit sebelumnya menyusul pengumuman dari pengeras suara kuil setempat, ketika kebanyakan warga mengaku sudah terlelap.”

Tiga orang anggota tim penyelidik tersebut berkesimpulan bahwa “keseluruhan peristiwa itu merupakan hasil dari sebuah perencanaan, yang mana sebuah tempat suci seperti kuil dipergunakan untuk mengerahkan orang-orang dari suatu komunitas agar menyerang sebuah keluarga yang tak berdaya,” lapor Deutsche Welle.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pihak-pihak berwenang di India dikecam setelah peristiwa pembunuhan Akhlaq, karena dianggap tidak melakukan upaya yang cukup untuk menangkap para pelaku pembunuhan.

Kejadian itu juga menyoroti meningkatnya intoleransi di India di bawah pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi, yang merupakan seorang nasionalis Hindu terkemuka di negeri itu.

Awal bulan Oktober ini, seorang warganegara Australia diancam oleh sekelompok pria di sebuah restoran di kota Bangalor, karena dia memiliki tato yang bergambar seorang dewi Hindu.

Pemerintah garis keras pimpinan PM Modi telah memerintahkan diperketatnya larangan penyembelihan sapi, dan sejumlah negara bagian di India telah mengeluarkan larangan mengkonsumsi daging sapi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berlanjut Pembongkaran Gereja Tak Berizin di Aceh Singkil
Tulisan selanjutnya Dari Isya hingga Shubuh Mengkaji Al Qur`an

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?