Hidayatullah.com—Kepala Kepolisian Cologne, Jerman, diberhentikan sementara dari tugasnya, setelah dianggap menyembunyikan informasi terkait maraknya kasus serangan seksual yang terjadi pada malam Tahun Baru terutama di stasiun besar di kota itu.
Wolfang Albers untuk sementara dibebaskan dari tugas-tugasnya, kata Ralf Jager, menteri dalam negeri wilayah Nordhein Westfalen (NRW), hari Jumat (8/1/2016) di Dusseldorf.
“Langkah ini penting agar kepercayaan publik dan kemampuan kepolisian Cologne dalam bertindak bisa dipulihkan,” kata Jager memberikan alasan keputusannya, seperti dikutip Deutsche Welle. Jager mengatakan dirinya telah berbicara perihal itu secara pribadi kepada Albers, yang dikatakannya sangat memahami keputusan itu.
Albers sebagai kepala kepolisian setempat dianggap tidak dapat mencegah serangan seksual yang dilakukan oleh sekitar 1.000 orang pria atas para wanita pada malam Tahun Baru (31/12/2015), terutama di kawasan stasiun kereta di Cologne.
Baca: Wanita Cologne Berunjuk Rasa Memprotes Banyaknya Serangan Seksual oleh Imigran
Dilansir Euronews, hari Jumat Kementerian Dalam Negeri Jerman telah mengidentifikasi 31 pelaku sejumlah aksi kejahatan yang terjadi pada malam Tahun Baru. Sebanyak 18 orang dari mereka adalah pencari suaka.
Kepolisian Cologne mengaku tidak memiliki cukup banyak personel untuk menghentikan kejahatan yang banyak terjadi pada malam perayaan pergantian tahun 2015-2016 itu.*