Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Israel Setuju Jemaat Lelaki dan Perempuan Bercampur Baur di Tembok Ratapan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Februari 2016 10:07 10:07 am
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Februari 2016 10:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Benyamin Netanyahu mengatakan kabinet Israel telah mencapai “kesepakatan kreatif” untuk membangun plaza (tempat terbuka) baru yang bisa dipergunakan laki-perempuan bersama-sama beribadat di Tembok Ratapan (dinding sebelah barat Masjid Al-Aqsha).

Dilansir Deutsche Welle (31/1/2016) tempat baru itu, yang akan dibangun dengan biaya sekitar $9 juta, akan mengganti tempat sementara yang selama bertahun-tahun dipakai kelompok Women of the Wall menggelar peribadatan non-Orthodoks.

Shira Pruce, juru bicara Women of the Wall, mengatakan keputusan itu bersejarah baik untuk hak-hak wanita maupun pluralisme Yahudi di Israel setelah berkampanye selama tiga puluh tahun.

Untuk pertama kalinya “kunci tempat suci Yahudi diserahkan kepada wanita,” imbuhnya.

Tradisi pemisahan jemaat laki-laki dan perempuan masih akan dipertahankan di sisi utara, sementara bagian yang bisa dipakai lawan jenis bersama-sama itu ditempatkan di sisi selatan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jewish Federations of North America, organisasi tempat orang-orang Yahudi liberal berkumpul, mengatakan keputusan itu merupakan pengakuan penting oleh Israel akan perlunya “satu tembok untuk semua orang.”

Kelompok Yahudi Orthodoks senantiasa menentang campur baur jemaat lelaki dan perempuan ketika beribadat di Tembok Ratapan alias Tembok Barat.

Shmuel Rabinowitz, rabi yang saat ini mengurus Tembok Ratapan, mengatakan dia menerima kabar itu “dengan hati berat tetapi juga agak lega,” setelah selama bertahun-tahun terjadi pertikaian soal pembauran jemaat lelaki dan perempuan di tempat suci itu.

Anggota kabinet Netanyahu dari kelompok garis keras mengulangi penentangannya. Uri Ariel, dari Partai Bayit Ha-Yehudi yang beraliran Orthodoks, menuding kelompok reformis ingin “menciptakan konflik dan pertikaian.”

Arieh Deri dari partai ultra-Orthodoks, Shas, menuduh kelompok reformis menyebabkan ketegngan yang tidak perlu, dan bersikukuh Israel seharusnya diurus oleh orang-orang yang berpegang teguh pada ajaran Yudaisme.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Europol: 10.000 Migran dan Pengungsi Anak Hilang di Eropa
Tulisan selanjutnya Bersyukur Pangkal Selamat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Israel dan Uni Eropa EU
Berita

Anggota Uni Eropa Bahas Larangan Impor Produk Pemukiman Yahudi Israel

Berita
11 Juli 2026 10:20
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma
‘Israel’ Gunakan Kesepakatan Gas dan Air untuk Menekan Yordania
Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya

Terbaru

  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
  • Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
  • Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
  • Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
  • Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
  • Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
  • Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?