Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Satu Marinirnya Tewas Kena Roket ISIS, Amerika Serikat Kirim Lebih Banyak Marinir ke Iraq

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Maret 2016 08:41 8:41 am
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Maret 2016 08:39
Bagikan
Pasukan ISIS menguasai kota Mosul, Iraq.
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat hari Ahad (20/3/2016) mengumumkan akan mengirimkan lebih banyak pasukannya ke Iraq, setelah seorang marinirnya tewas terkena serangan roket ISIS, dan berencana akan merebut kota Mosul dari kelompok bersenjata itu.

Pasukan dari 26th Marine Expeditionary Unit akan ditambahkan ke pasukan Amerika yang sudah ditempatkan di Iraq guna memerangi ISIL atau ISIS, kata Pentagon seperti dilansir Aljazeera.

Tidak jelas berapa banyak personel militer tambahan yang akan dikirim. Namun, pasukan itu dikerahkan untuk memperkuat pertahanan pangkalan pasukan koalisi di dekat Makhmur yang berhadapan dengan pasukan ISIS di utara Iraq.

Serangan roket yang menewaskan seorang marinir AS itu terjadi di daerah otonomi Kurdistan, di mana pemerintah Baghdad belum lama ini menerjunkan pasukannya di sana untuk merebut kota Mosul dari ISIS.

“Beberapa marinir lainnya terluka dan mereka sedang dirawat karena luka-lukanya yang beragam itu,” kata Pentagon dalam pernyataannya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Wartawan Aljazeera Kristen Saloomey yang melaporkan dari Washington DC. mengatakan bahwa pengerahan pasukan tambahan itu adalah respon langsung atas keamatian seorang marinir AS tersebut.

“Sekarang ini kami diberitahu oleh sumber-sumber di Pentagon bahwa pengerahan pasukan ini dipercepat guna merespon serangan itu, dan bahwa unit ini akan mengamankan pasukan yang ada di daerah tersebut,” kata Saloomey.

“Pangkalan [dekat Makhmur] ini juga dianggap sangat penting dalam beberapa bulan ke depan, karena tempat itu diharapkan menjadi basis operasi darat yang kemungkinan akan dilakukan untuk merebut Mosul,” imbuh Saloomey.

Menurut Micheal Pregent, seorang analis Timur Tengah dan mantan staf dinas intelijen AS, perlindungan bagi pasukan yang akan melancarkan serangan terhadap ISIS itu sangat penting.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Akan Keluarkan Fatwa Tentang BPJS Syariah
Tulisan selanjutnya Iran Konsentrasi Genjot Kerja Sama Ekonomi dengan Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?