Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muslimah Inggris Susah Mencari Pekerjaan karena Agama Mereka

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Agustus 2016 09:24 9:24 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Agustus 2016 09:45
Bagikan
Bukti-bukti menunjukkan alasan utama dari 'diskriminasi' yang dialami oleh Muslimah adalah karena agama mereka
Bagikan

Hidayatullah.com–Wanita Muslim di Inggris adalah kelompok yang paling rendah secara ekonomi, kata laporan yang disusun oleh anggota parlemen.

Komite Perempuan dan Kesetaraan di Inggris mengatakan Muslimah tiga kali lipat tidak bekerja dan lebih sulit mencari pekerjaan dibandingkan wanita pada umumnya, dan lebih dari dua kali lipat tidak aktif secara ekonomi.

Pemerintah harus mengenalkan rencana untuk menangani ketidaksetaraan ini sebelum akhir tahun 2016, desak anggota parlemen Inggris. Pemerintah mengatakan mereka berkomitmen untuk menjadikan Inggris ‘tempat bagi semua orang’.

“Kami membuat kemajuan -contohnya, saat ini 45% Muslimah lebih banyak bekerja dibandingkan pada 2011- tapi kami tahu bahwa ada banyak hal yang perlu dilakukan,” kata juru bicara pemerintah BBC, Kamis (11/08/2016).

Komite menyebutkan banyak wanita Muslim di Inggris menghadapi ‘penalti tiga kali’ yaitu sebagai wanita, berasal dari minoritas etnis, dan sebagai seorang Muslim, sehingga hal tersebut berdampak pada prospek pekerjaan mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

‘Diskriminasi’

Bukti-bukti menunjukkan alasan utama dari ‘diskriminasi’ yang dialami oleh Muslimah adalah karena agama mereka, “Dampak dari Islamophobia pada Muslimah sebaiknya jangan diremehkan.”

“Wanita Muslim 71% tidak bekerja dibandingkan dengan wanita umat Kristen berkulit putih, walaupun mereka memiliki tingkat pendidikan dan keterampilan berkomunikasi yang sama.”

Mereka menghadapi isu-isu tertentu yang terkait dengan diskriminasi ketika melamar pekerjaan karena pakaian yang mereka kenakan mengikuti agama atau budaya mereka, sebut para anggota parlemen.

Seorang Muslimah lulusan universitas dari Manchester mengatakan kepada BBC tentang kasus yang dia percayai sebagai kasus diskriminasi yang menimpanya ketika melamar pekerjaan sebagai penjual.

Dia mengatakan, “Ada dua wawancara telepon … dan saya mendapatkan komentar sangat memuaskan. Mereka berkata kepada saya ‘Anda sangat cocok untuk mendapatkan pekerjaan ini’ dan juga mengatakan saya sangat jelas dalam berkomunikasi.”

Namun, Muslimah itu menuturkan ketika dia wawancara tatap muka, yang saat itu hanya dia yang berkerudung, ada ‘perubahan dalam nada suara mereka.’

“Saya merasa tindakan mereka aneh, ada sedikit perubahan suasana, dan hal itu sangat tidak nyaman bagi saya,” ungkapnya.

Dia tidak mendapat pekerjaan tersebut.

Gerus kepercayaan diri

“Kejadian itu mengendurkan kepercayaan diri saya ketika menghadiri wawancara tatap muka, saya benar-benar merasa saya lebih percaya diri (wawancara) lewat telepon,” imbuhnya.

Para anggota DPR menyerukan ‘perekrutan tanpa SARA’ kepada seluruh pemilik kerja, sehingga para perekrut tidak melihat nama pelamar kerja, menilik bukti-bukti pelamar kerja dengan nama orang kulit putih lebih memungkinkan dipanggil wawancara.

“Pemerintah dan Komisi HAM dan Persamaan Derajat harus bertindak untuk memastikan para pemilik kerja menyadari tanggung jawab legal mereka dan pegawai memiliki kuasa untuk menentang tindakan diskriminasi,” laporan itu menyebutkan.

Sejumlah 69% wanita Inggris usia-kerja sedang bekerja, dibandingkan dengan Muslimah yang presentasenya hanya 35%.

Dalam lingkup nasional, sejumlah 5% wanita tidak bekerja dan mencari kerja tapi di antara wanita Muslim jumlahnya sebesar 16%.

Tahun lalu, dalam lingkup wanita pada umumnya, 27% wanita tidak aktif secara ekonomi. Akan tetapi, dalam lingkup Muslimah data menunjukkan sebesar 58% yang tidak bekerja.

Sebanyak 44% Muslimah tidak aktif bekerja karena mereka mengurusi rumah tangga, hal ini dibandingkan dengan rata-rata 16% wanita di Inggris yang tidak bekerja karena alasan ini, laporan menyebutkan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:diskriminasimuslimah inggrispekerjaan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenkop Dukung Koperasi Syariah dan UKM Produk Halal
Tulisan selanjutnya Currency Risk, More Then Earthquake Risk!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?