Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saudi dan Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Anggota dan Penyandang Dana Hizbullah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Oktober 2016 14:58 2:58 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Oktober 2016 14:58
Bagikan
Poster pemimpin Syiah Iran Ayatullah Khamenei, Bashar Al-Assad, pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah.
Bagikan

Hidayatullah.com—Arab Saudi dan Amerika Serikat hari Kamis (20/10/2016) menjatuhkan sanksi atas sejumlah anggota dan penyandang dana Hizbullah, dengan tuduhan menyalurkan uang ke pada kelompok teroris asal Libanon itu.

Departemen Keuangan AS mengatakan pihaknya menarget empat individu dan satu perusahaan dengan membekukan aset-aset mereka yang ada di Amerika Seikat serta memblokir semua transaksi dengan mereka, seraya menambahkan bahwa tindakan yang sama dilakukan oleh Arab Saudi.

Selain itu, Departemen Luar Negeri AS juga memasukkan dalam daftar hitam komandan Hizbullah bernama Haytam Ali Tabatabai alias Abu Ali Al-Tabatabai, kata Depkeu AS dalam pernyataan yang dikutip AFP.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan Hizbullah sebagai kelompok teroris pada tahun 1997 dan sejak itu Washington berupaya mengacaukan arus pendanaan kelompok bersenjata Syiah itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Didirikan di tahun 1980-an di Libanon, organisasi militan Syiah yang juga partai politik itu memberikan dukungan kepada rezim Syiah Damaskus pimpinan Bashar Al-Assad dalam konflik di Suriah sejak 2011.

“Hizbullah terus merencanakan, mengkoordinasikan dan melakukan serangan-serangan teroris di seluruh penjuru dunia, dan Depkeu akan terus secara agresif menarget Hizbullah beserta pihak-pihak yang mendukung aktivitas terorisnya,” kata Adam Szubin, pejabat sementara wakil menteri keuangan AS untuk urusan terorisme dan intelijen finansial dalam sebuah pernyataan.

Orang-orang Hizbullah yang dimasukkan dalam daftar hitam termasuk Muhammad Al-Mukhtar Kallas dan Hassan Jamal-al-Din, terduga kuat akuntan Hizbullah Adham Husayn Tabaja, serta Yosef Ayad dan Muhammad Ghaleb Hamdar, yang digambarkan sebagai anggota Organisasi Eksternal Keamanan Hizbullah perencana serangan-serangan di Thailand dan Peru.

Menurut Depkeu AS, Kallas dan Jamal-al-Din bekerja sama dengan Tabaja melakukan pengiriman uang tunai dalam jumlah sangat besar antara Libanon dan Iraq, serta memberikan bantuan kepada anggota-anggota Hizbullah lainnya yang termasuk dalam daftar hitam.

Depkeu AS juga memasusukkan dalam daftar hitam perusahaan Global Cleaners yang dikelola Tabaja, yang kabarnya telah memenangi kontrak sanitasi di Baghdad, Iraq.

Arab Saudi telah menyatakan Kallas, Jamal-al-Din dan Global Cleaners dalam daftar teroris, membekukan aset-aset mereka dan melarang pemberian izin komersial apapun kepada orang-orang tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Serius Belajar Sampai Tidak Sadar ada Kalajengking di Punggung
Tulisan selanjutnya “Aksi Bela Islam” Desak Ahok Diproses Hukum Jadi Trending Topic

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Maroko dan Zionis ‘Israel’ Sepakat untuk Buka Kedubes di Masing-Masing Negara

Berita
17 September 2026 13:48
Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
‘Israel’ Dikabarkan Bagikan Intelijen Terkait Houthi ke Arab Saudi
Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar untuk Palestina
Berkedok ‘Melindungi Alam’, Organisasi Lingkungan ‘Israel’ Desak Zionis Kuasai Cadangan Air Palestina

Terbaru

  • 87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah
  • Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun
  • Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
  • Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’
  • Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar untuk Palestina
  • Sejumlah Negara Muslim Kecam Serangan Drone ke Mekkah
  • Tingkatkan Publikasi Internasional, Unhan RI Tekankan Integritas dan Etika Pemanfaatan AI
  • Texas Sahkan Kurikulum Sejarah Anti-Muslim, Kaitkan Islam dengan Perang dan Perbudakan
  • Peringatan Hari Kematian Mahsa Amini Pertokoan Tutup, Pasukan Keamanan Iran Bersiaga
  • Para Pemimpin Libanon, Prancis dan Yordania akan Bahas Masalah Militer Libanon di Paris

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?