Hidayatullah.com—Menyusul ekstradisi mengejutkan dirinya dari Meksiko, raja narkoba Joaquin ‘El Chapo’ Guzman muncul di sebuah pengadilan di Amerika Serikat dan menyatakan tidak bersalah atas tuduhan menjalankan kerajaan bisnis narkoba bernilai miliaran dolar.
Penyerahan El Chapo ke Amerika Serikat oleh pihak berwenang Meksiko dilakukan di jam-jam akhir masa jabatan Barack Obama sebagai presiden.
- Meksiko akan Ekstradisi Gembong Narkoba El Chapo ke Amerika Serikat
- Meksiko Tangkap Pencuci Uang Gembong Narkoba Joaquin Guzman
“Sebagai bagian dari proses ekstradisi kami harus memastikan pemerintah Meksiko bahwa hukuman mati tidak akan diupayakan dalam masalah ini. Jadi dia, sebagaimana didakwakan, jika dinyatakan terbukti bersalah melakukan CCE (kerajaan narkoba, red), dia menghadapi hukuman penjara seumur hidup. Dan untuk semua [dakwaan] terkait narkoba, hukuman penyelundupan narkoba, dia juga terancam hukuman terberat penjara seumur hidup,” papar Robert Capers, kepala Kejaksaan Distrik Timur New York, seperti dikutip Euronews Sabtu (21/1/2017).
Sebagai pimpinan kartel Sinaloa, Guzman mengendalikan salah satu operasi penyelundupan dan narkoba terbesar dunia. Dia memainkan peran penting dalam perang narkoba selama satu dekade di Meksiko yang merenggut nyawa sekitar 10.000 jiwa.*