Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jumat Tidak Lagi Jadi Hari Libur di Gambia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Februari 2017 06:50 6:50 am
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Februari 2017 06:49
Bagikan
Adama Barrow, Presiden Gambia ke-3 sejak negaranya merdeka dari Inggris, pengganti Yahya Jammeh.
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Gambia yang baru mencabut keputusan yang dibuat pendahulunya, Yahya Jammeh, yang memberlakukan 4 hari kerja di negara itu.

Dalam sebuah pernyataan, Adama Barrow mengatakan para pegawai di sektor publik sekarang harus bekerja juga pada hari Jumat, meskipun hanya setengah hari.

Empat tahun silam, Jammeh mengatakan bahwa negaranya yang mayoritas Muslim seharusnya menggunakan hari Jumat untuk beribadah, bersosialisasi dan bersilaturahim.

Jam kerja resmi sekarang menjadi pukul 8 pagi hingga 4 sore pada hari Senin sampai Kamis, dan pukul 8 pagi hingga setengah satu siang pada hari Jumat, sehingga ada 36,5 jam.untuk bekerja selama sepekan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Sekarang kita kembali ke peradaban,” kata Allieu Ceesay, seorang pedagang di Serekunda, kota terbesar di Gambia, kepada koresponden BBC Jumat (3/2/2017).

Keputusan itu dibuat kurang dari dua pekan setelah Jammeh pergi meninggalkan Gambia menuju tempat pengasingannya, dan sepekan setelah Barrow kembali dari Senegal untuk menempati kursi presiden yang ditinggalkan Jammeh.

⇒Yahya Jammeh akhirnya lepas jabatan presiden dan tinggalkan Gambia

Yahya Jammeh, yang mendeklarasikan Gambia sebagai negara Islam, akhirnya memilih meninggalkan kursi kepresidenan dan mengasingkan diri ke luar negeri, setelah gagal mempertahankan kekuasaannya. Jammeh kalah dalam pemilihan umum tahun lalu dari Adama Barrow, seorang Muslim yang dikenal sebagai pengusaha properti.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pernah Kunjungi Iran, Mantan PM Norwegia Tertahan di Bandara AS
Tulisan selanjutnya PM Malaysia Resmikan Misi Bantuan Rohingya, Diiringi Adzan dan Shalat Hajat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?