Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ribuan Orang Hadiri Pemakaman Blind Sheikh Omar Abdul Rahman di Mesir

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Februari 2017 11:56 11:56 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Februari 2017 11:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ribuan orang menghadiri pemakaman Omar Abdul Rahman yang dikenal dengan julukan “Blind Sheikh” di sebuah kota kecil di Mesir, hari Rabu (22/2/2017).

Abdul Rahman, yang divonis bersalah dalam dakwaan konspirasi peledakan gedung World Trade Center di New York tahun 1993 dan perencanaan serangan teroris di sejumlah kota di Amerika Serika, wafat pada hari Sabtu (18/2/2017) di sebuah penjara di North Carolina dalam usia 78 tahun.

Ratusan pelayat, sambil membawa tulisan berbunyi “kita akan bertemu di surga,” berkumpul di Al-Gamaliya, kampung halaman Omar Abdul Rahman di Provinsi Dakhalia, di kawasan Delta Nil, menanti kedatangan jasadnya yang dibawa pulang dari Amerika melalui Kairo, lapor Reuters.

Omar Abdul Rahman kehilangan indera penglihatannya saat kanak-kanak akibat diabetes dan beranjak besar dengan mempelajari kitab al-Qur`an versi Braille. Dia tetap menjadi tokoh yang disegani meskipun dijebloskan ke penjara di Amerika selama 20 tahun lebih. Ketika Muhammad Mursy, tokoh Al-Ikhwan Al-Muslimun, menjadi presiden di Mesir tahun 2012 dia mengatakan bahwa memperjuangkan pembebasan Abdul Rahman merupakan prioritasnya. Sekelompok orang yang menyerang sebuah ladang minyak di Aljazair pada 2013 dan menyandera beberapa orang menuntut pembebasannya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Omar Abdul Rahman dan beberapa pengikutnya ditangkap dan diadili pada tahun 1995. Mereka dituduh merencanakan pembunuhan tokoh-tokoh terkemuka, pemboman di markas besar PBB, pemboman fasilitas penting milik pemerintah di Manhattan, terowongan-terowongan, serta sebuah jembatan yang menghubungkan New York City dan New Jersey. Mereka juga dituduh berencana membunuh Presiden Mesir Husni Mubarak saat berkunjung ke Amerika Serikat tahun 1993. Mereka dinyatakan bersalah dalam 48 dari 50 dakwaan pada Oktober 2015.

Menyusul kabar kematiannya, Al-Qaeda mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan bahwa Omar Abdul Rahman menginstruksikan balas dendam terhadap orang-orang yang membunuhnya, menunjuk pada pemerintah Amerika Serikat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Enggan Gunakan Kerudung, Calon Presiden Prancis Batal Bertemu Mufti Libanon
Tulisan selanjutnya 3 Cara Selamat dari Berita Bohong

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi

Berita
12 Juli 2026 17:17
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?