Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Nike Dikecam Karena Produk Hijab

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Maret 2017 08:21 8:21 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Maret 2017 08:21
Bagikan
Amna al Haddad
Bagikan

Hidayatullah.com—Perusahaan  merek olahraga terkemuka dunia, Nike, Inc, baru-baru ini dikecam beberapa pihak menindaklanjuti tindakan perusahaan itu yang memperkenalkan produk hijab untuk wanita Islam bagi memudahkan mereka berolahraga.

Desain jilbab Nike Pro Hijab melibatkan dan diuji oleh skater Zahra Lari dan atlet angkat besi Amna Al Haddad, Nike  Pro Hijab merupakan produk olahraga yang diciptakan untuk menghilangkan hambatan yang membatasi wanita Islam untuk terus tetap fit.

Meskipun belum dipasarkan hingga 2018, produk terbaru Nike  itu sudah menerima berbagai reaksi.

Banyak pihak  mengkritik perusahaan tersebut dengan mengklaim hijab merupakan simbol penindasan terhadap wanita. Bahkan ada pihak ingin memboikot Nike  karena memperkenalkan produk itu.

Baca: Presiden AFC Minta Bos FIFA Dukung Jilbab

Namun Amna membalas kritik itu melalui pernyataan dalam situs berbagi foto dan video, Instagram.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Dengan Nike Pro Hijab, saya menyadari banyak pihak menyatakan pandangan masing-masing terhadap keputusan Nike  mengeluarkan produk tersebut.

“Dari perspektif saya sebagai atlet yang berhijab, pada masa lalu perusahaan terkemuka tidak melihat kebutuhan atau pasar hijab karena ia tidak populer dan tidak pernah melihat wanita berlatih, berolahraga dengan berhijab.

“Namun belakangan ini, lebih banyak perempuan menyuarakan kebutuhan terhadap produk tersebut dan lebih banyak atlet profesional memperjuangkan hak untuk bertanding dengan berhijab dan hak sama rata di lapangan.

“Aksi kami ini tidak bisa diabaikan. Sebagai wanita Islam, kami amat lantang memperkatakan ini kepada media sejak 2011,” katanya dikutip laman elle.com.

Baca: Pengalaman Gadis Muslim AS Berhijab

Meskipun mendapat kritik, tetapi masih banyak pihak  mempertahankan Nike  memperkenalkan produk hijab.

“Setiap wanita memiliki hak untuk memilih pakaian mereka dan sulit untuk menemukan hijab yang sesuai dengan pakaian olahraga.

“Langkah Nike  ini sangat tepat bagi memungkinkan semua wanita terlibat dalam olahraga,” kata seorang komentar melalui Instagram.

Amna melanjutkan dengan mengatakan bahwa Nike, “sebagai perusahaan yang inovatif,” diciptakan jilbab untuk memenuhi kebutuhan pasar dan hal itu menjadi lebih baik karena “akan mendorong generasi baru atlet untuk mengejar olahraga profesional.”

“Saya mendukung perempuan Muslim dengan atau tanpa jilbab, dan bagaimana mereka berpakaian adalah pilihan mereka,” katanya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hijabjilbabmerek olahraganikeProduk HijabWanita Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Husni Mubarak Ajukan Gugatan Pencairan Jutaan Asetnya
Tulisan selanjutnya Sidang Uji Materi 3 Pasal Kesusilaan telah Usai, Ini Harapan Tim Pemohon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?