Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Paus Fransiskus Minta ‘Status Quo’ Baitul Maqdis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Desember 2017 13:27 1:27 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Desember 2017 13:27
Bagikan
Paus Francis di Tembok Ratapan memasukkan amplopnya
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemimpin tertinggi Katolik Paus Fransiskus hari Rabu (06/12/2017) menyatakan bahwa “status quo” Yerusalem (Baitul Maqdis atau al-Quds) harus dipertahankan, beberapa jam sebelum pengumuman Presiden AS Donald Trump di mana para pejabat AS mengatakan akan mengakui kota tersebut sebagai ibu kota Israel, lapor AFP.

“Saya tidak bisa diam untuk menunjukkan keprihatinan mendalam saya atas situasi yang telah terjadi dalam beberapa hari ini. Pada saat yang sama, saya sangat mengharapkan semua pihak untuk menghormati status quo kota itu, sesuai dengan resolusi PBB yang relevan,” kata Paus dalam pidato mingguannya seperti dikutip Arab News.

Baca: Al Azhar Peringatkan AS: Deklarasi Al Quds Sebagai Ibukota Penjajah Bangkitkan Kemarahan Umat Islam

Ia menyampaikan seruannya itu sehari setelah dia berbicara melalui telepon dengan presiden Otoritas Palestina dukungan AS, Mahmoud Abbas, kata Vatikan tanpa menjelaskan lebih jauh.

“Yerusalem (Baitul Maqdis) adalah kota istiwewa, kota suci bagi umat Yahudi, Kristen dan Islam,” katanya, ia menambahkan bahwa kota itu adalah tempat bagi situs yang dianggap suci oleh pengikut tiga agama tersebut.

Baca: Paus Fransiskus Kunjungi Myanmar, Tak Satupun Sebut kata ‘Rohingya’

Yerusalem, kata Paus, memiliki “keistimewaan khusus untuk perdamaian.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya berdoa kepada Tuhan agar identitas ini dipertahankan dan diperkuat, demi Tanah Suci, Timur Tengah dan seluruh dunia, dan kebijaksanaan itu berlaku,” katanya.

Paus menambahkan bahwa mempertahankan status quo kota itu penting “agar tidak menambahkan unsur ketegangan baru ke dunia yang sudah tidak stabil yang diliputi oleh begitu banyak konflik yang kejam.*/Abd Mustofa

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al Aqshaal-QudsAmerika SerikatASBaitul MaqdisDonald Trumpibukota IsraelisraelkatolikKedutaan Besar ASKemerdekaan Palestinapalestinapaus FransiskusPBBpemindahan ibukota IsraelPengamat Politik InternasionalPresiden ASRecep Tayyip ErdoganRomastatus quotel avivTurkiYerusalem
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Erdogan pembagian vaksin Turki Ancam Putus Hubungan Jika AS Jadikan al-Quds Sebagai Ibu Kota Israel
Tulisan selanjutnya PPMI Mesir Minta Pemerintah Segera Upayakan Pembebasan Mahasiswa Indonesia yang Ditahan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?