Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki Ancam Putus Hubungan Jika AS Jadikan al-Quds Sebagai Ibu Kota Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Desember 2017 13:21 1:21 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Desember 2017 13:21
Bagikan
Erdogan pembagian vaksin
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengancam memutuskan hubungan diplomatik dengan Tel Aviv, jika Amerika Serikat (AS) memaksa menjadikan membuat Yerusalem (Baitul Maqdis atau al-Quds) menjadi Ibu Kota Israel.

Dia mengatakan rencana Donald Trump untuk mengumumkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel adalah “garis merah” bagi umat Islam, ujarnya dikutip Aljazeera.

Erdogan juga mengatakan akan mengadakan pertemuan puncak negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk menentang langkah apapun ke Yerusalem.

Turki dan Israel sempat memulihkan hubungan diplomatik tahun lalu, enam tahun setelah Turki memutuskan sehubungan dengan demonstrasi pembunuhan sembilan aktivis Turki Palestina dalam pertempuran dengan pasukan komando Israel di kapal-kapal yang berusaha menghancurkan blokade Israel di Gaza.

“Kami bisa memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel mengenai masalah ini,” katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Erdogan Menyeru OKI Gelar Pertemuan Darurat Respon Al Quds

Sementara itu, Menteri Israel Naftali Bennett mengatakan bahwa Erdogan tidak melepaskan kesempatan untuk menyerang Israel.

“Akan selalu ada kritik, tapi pada akhirnya, penyatuan Yerusalem (al-Quds) lebih baik daripada simpati Erdogan,” katanya.

Trump, Rabu akan mengumumkan keputusannya apakah akan melanjutkan rencananya memindahkan kedutaan AS di Israel dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis.

Rencana Amerika Serikat ini mendapatkan protes dari para pemimpin dunia yang khawatir ketegangan di Timur Tengah kian meluas. Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan kepada Trump melalui telepon, status Yerusalem (al-Quds)   harus diputuskan melalui jalan damai antara Israel dan Palestina.

Sementara itu, Liga Arab menanggapi rencana Trump tersebut dengan menggelar pertemuan darurat, Selasa, 5 Desember 2017, guna membicarakan perkembangan status Yerusalem.

Juru bicara Otoritas Palestina mengatakan Presiden Mahmoud Abbas mengatakan kepada Trump bahwa memindahkan kedutaan AS ke Yerusalem (al-Quds)  akan memiliki efek berbahaya.

Sementara Raja Yordania Raja Abdullah memiliki pandangan serupa mengenai pernyataan tersebut.

Dia mengatakan kepada Trump bahwa pengalihan kedutaan tersebut akan berdampak buruk pada stabilitas dan keamanan kawasan ini.

Baca:  Turki Gunakan Segala Upaya Diplomasi Cegah Upaya Jadikan Al Quds Ibukota Penjajah

Sementara itu, Penasihat Hubungan Diplomatik Internasional, Majdi Khaldi mengatakan bahwa AS akan kehilangan kredibilitas sebagai mediator di Timur Tengah jika Trump melanjutkan langkah tersebut.

Status Yerusalem atau Baitulmaqdis adalah aspek paling sensitif dalam konflik Palestina-Israel.

Penjajah Israel mengklaim Al-Quds adalah ibu kotanya, menyusul pendudukan Yerusalem Timur dalam Perang 1967.

Harakah Al-Muqawwamah Al-lslamiyah (Gerakan Perlawanan Islam/Hamas) menyerukan ‘Hari Kemarahan’ sebagai tanggapan atas rencana AS memindahkan Kedutaan Besar AS di Israel, dari Tel Aviv ke Yerusalem.

“Kami menyerukan kepada rakyat Palestina untuk mengumumkan ‘kemarahan’ pada hari Jumat melawan Israel, menolak rencana AS untuk memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem dan untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel,” kata Hamas dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Anadolu Agency.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al AqshaAl Qudsal-QudsAmerika SerikatASBaitul Maqdisibukota IsraelisraelKedutaan Besar ASKemerdekaan PalestinapalestinaPBBpemindahan ibukota IsraelPengamat Politik InternasionalPresiden ASRecep Tayyip Erdogantel avivTurkiYerusalem
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden: Indonesia Kecam Keras AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Tulisan selanjutnya Paus Fransiskus Minta ‘Status Quo’ Baitul Maqdis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?