Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mengemplang Utang Miliaran dan Dipanggil ke China, CEO LeEco Bertahan di Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Januari 2018 15:36 3:36 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Januari 2018 15:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pendiri LeEco, konglomerat teknologi yang sedang terlilit utang menggunung, menolak perintah pulang dari regulator di China sebelum akhir 2017. Dia beralasan harus tetap berada di Amerika Serikat karena bisnis mobil listriknya sedang mengalami kemajuan.

Dilansir Reuters (2/1/2018), Komisi Pengatur Sekuritas China (CSRC) cabang Beijing pekan lalu mengeluarkan sebuah pemberitahuan berisi perintah agar CEO LeEco Jia Yueting kembali ke China guna mengurus utang-utang perusahaannya yang menggunung dan untuk melindungi kepentingan para investor.

Dalam pernyataannya, Jia mengatakan sudah mengirim saudara lelakinya, Jia Yuemin, untuk bertatap muka dengan regulator di China hari Jumat pekan lalu guna memberikan laporan, menyusul surat perintah pulang tersebut.

“Saya sangat menyesal dan menyalahkan diri saya sendiri atas dampak negatif dari krisis utang LeEco,” kata Jia Yueting dalam pernyataan yang dimuat di akun resminya di WeChat hari Selasa (2/1/2018).

“Penggalangan dana untuk Faraday Future di Amerika Serikat menunjukkan kemajuan signifikan dan ada banyak tugas yang harus saya kerjakan guna memastikan produksi dan pengiriman FF91,” kata Jia, merujuk mobil listrik mewah yang sedang dikembangkan LeEco bersama Faraday Future.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejumlah pertanyaan kemudian mengemuka tentang masa depan FF91, mengingat LeEco terlilit utang menggunung dan kekurangan uang tunai. Ditambah lagi dengan keputusannya mundur dari penggarapan proyek bersama pembuat mobil sport asal Inggris, Aston Martin, untuk membuat mobil listrik RapidE.

LeEco –kelompok usaha di bidang entertainment, elektronik dan kendaraan listrik– mengalami kesulitan finansial sejak berusaha melakukan ekspansi ke banyak sektor. Pada puncaknya, LeEco berutang pada para krediturnya 10 miliar yuan (1,54 miliar dolar amerika).

Salah satu perusahaannya yang terdaftar di bursa saham, Leshi Internet Information & Technology Corp, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya sedang berusaha menyelesaikan masalah utang mereka.

Leshi di Tianjing sedang berusaha mengumpulkan dana 3 miliar yuan ($463 juta) dari investor baru dan investor yang sudah ada sekarang ini, begitu pula dari para kreditur. Bisnis utama dari Leshi Tianjing itu adalah pemasaran televisi pintar dan internet.

Jia Yueting menyalahkan satu pembayaran di bulan Juli lalu sebagai penyebab utama masalah finansial yang dialami LeEco. Keterlambatan pembayaran itu menyebabkan gangguan pada arus kas perusahaannya, kata Jia. Dia juga menyalahkan laporan-laporan “palsu dan merusak” sebagai penyebab masalah yang sekarang dialami perusahaannya.

Guna mempertahankan bisnis dan melawan pesaing beratnya, Tesla Motors, Jia mengambil beberapa kebijakan untuk menghemat anggaran, seperti pemangkasan jumlah karyawan dan penjualan aset.

Awal Desember 2017, regulator di China menempatkan Jia dalam daftar hitam para pengemplang utang. Hal itu dilakukan oleh pihak berwenang China guna memberikan efek tekanan kepada publik supaya orang membayar utang-utang mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israelisasi Palestina
Tulisan selanjutnya OKI Menyampaikan Belasungkawa Indonesia PBNU Imbau Negara-negara OKI Lebih Intensif Jalin Kerja Sama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?