Hidayatullah.com—Harga potongan 70 persen Nutella kemasan 950 gram telah menimbulkan aksi kekerasan di banyak daerah di Prancis, karena masyarakat berebut ingin mendapatkan selai kacang coklat berharga murah.
Promosi itu digelar pada hari Kamis (25/1/2018) oleh jaringan supermarket Intermarché sampai hari Sabtu, lapor Euronews.
“Orang-orang menyerbu masuk, menabrak siapa saja, menjatuhkan banyak barang. Suasananya seperti orgi saja,” kata salah seorang karyawan supermarket di kota Forbach kepada AFP, meminta agar namanya tidak disebut.
“Kami terpaksa memanggil polisi,” imbuhnya.
Olesan kacang hazelnut dicampur coklat itu dijual hanya 1,41 euro dari harga asli 4,50 euro.
“Mereka berkelahi seperti hewan. Seorang wanita dijambak rambutnya, seorang nenek ditutupi kotak kardus kepalanya, seorang lain tangannya berdarah. Suasananya sangat buruk” kata seorang saksi kepada koran Le Parisien.
Pihak pengelola jaringan supermarket itu belum memberikan komentar. Sedangkan Ferrero, perusahaan Italia pembuat Nutella, lewat Twitter mengklaim tidak ada hubungannya dengan promosi tersebut.
Dilansir Euronews, antrian panjang warga masyarakat yang ingin membeli Nutella harga diskon itu mulai terlihat sejak hari Kamis pagi.
“Gila. Seperti hari pertama pembukaan toko obral saja,” kata seorang karyawan toko Intermarché di Haguenau, Bas-Rin, kepada AFP.
Semua stok Nutella di toko itu ludes diborong para pemburu diskon yang datang ke toko hanya untuk membeli Nutella saja, imbuhnya.*