Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pendiri Gerakan Anti-Islam PEGIDA Ditolak Masuk Inggris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Maret 2018 08:00 8:00 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Maret 2018 08:00
Bagikan
Lutz bachmann, pendiri kelompok anti-Islam PEGIDA Jerman.
Bagikan

Hidayatullah.com—Tokoh sentral di balik gerakan anti-Islam PEGIDA Lutz Bachmann ditahan di bandara London sebelum dideportasi. Dia awalnya akan berbicara dalam pertemuan massa kelompok kanan jauh di Hyde Park, pusat kota London.

Lutz Bachmann mengatakan di laman Facebook-nya bahwa dia tidak diperbolehkan memasuki Inggris, karena membawa salinan pidato aktivis kanan jauh Austria Martin Sellner, yang juga tahun lalu dilarang masuk ke kerajaan itu, lapor DW Senin (19/3/2018).

Baik kantor berita DPA maupun koran Bild mengatakan Kementerian Dalam Negeri Inggris mengkonfirmasi bahwa Bachmann ditahan di Bandara Stansted di London, lalu dideportasi kembali ke Jerman karena kehadirannya di Inggris dinilai “tidak kondusif untuk kebaikan publik,” tanpa ada penjelasan lebih lanjut.

Bachmann rencananya akan menghadiri acara kelompok kanan jauh Speakers’ Corner di Hyde Park, di mana mantan pemimpin kelompok serupa English Defence League (EDL) Tommy Robinson membacakan pidato Sellner.

Di Facebook, Bachmann mengatakan bahwa dia akan mengunjungi acara tersebut merupakan satu-satunya alasan mengapa dirinya ditolak masuk, sebab belum lama ini dia bisa menghadiri acara-acara lain di London, Manchester dan Birmingham.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sellner dari kelompok supremasi kulit putih Generation Identity dan pacarnya Brittany Pettibone, seorang komentator di YouTube, ditahan di Bandara Luton di London pada hari Senin pekan lalu (12/3/2018) dan ditolak masuk Inggris.

Bachmann, yang kelompok PEGIDA-nya melakukan pawai anti-Islam rutin di berbagai kota di Jerman, sebelumnya pernah menjadi terpidana kejahatan kebencian rasial di Jerman.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tabrak Mati Pejalan Kaki, Uber Tangguhkan Proyek Mobil Swakemudi
Tulisan selanjutnya Bin Salman: Wanita Saudi Tidak Diharuskan Berpakaian Abaya Hitam Atau Penutup Kepala Hitam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?