Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pelajar Dapchi yang Diculik Dibebaskan di Nigeria

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Maret 2018 18:57 6:57 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Maret 2018 18:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Banyak dari pelajar Nigeria yang diculik militan dari kota Dapchi telah kembali, menurut penduduk yang berbicara kepada BBC.

Orang-orang mengatakan bahwa kebanyakan dari 110 pelajar putri korban penculikan dibawa pulang dengan konvoi kendaraan hari Rabu pagi (21/3/2018).

Kabar seputar bagaimana mereka bisa kembali pulang masih belum jelas. Namun, ada indikasi bahwa lima dari mereka kemungkinan sudah meninggal.

Salah satu warga yang berbicara kepada BBC, Kundili Bukar, mengatakan bahwa iring-iringan kendaraan militan memasuki kota kecil itu, lalu menyerahkan para pelajar putri tersebut kepada masyarakat. Militan itu, yang diduga Boko Haram, katanya segera pergi meninggalkan tempat itu.

Menurut Bukar, anak-anak perempuan itu terlihat kurus dan kelelahan, meskipun sebagian dikabarkan miliki tenaga untuk berlari segera pulang ke rumah keluarganya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang warga lain, Manuga Lawal, mengatakan bahwa dia berhasil berbicara dengan putrinya yang menjadi korban, Aisha, lewat telepon.

Kepala kepolisian negara bagian Yobe, Abdulmaliki Sunmonu, tidak mengkonfirmasi apakah para pelajar putri itu memang sudah kembali atau belum, tetapi dia mengatakan mendengar sejumlah kabar perihal itu.

Namun, seorang perwira polisi yang bertugas di pos pemeriksaan dekat kota kecil itu mengatakan kepada Reuters bahwa Boko Haram yang membawa pulang pelajar-pelajar putri itu.

Senin malam 19 Februari seratusan pelajar putri diculik dari asrama ketika kota Dapchu diserang kelompok bersenjata. Awalnya, ada klaim yang mengatakan bahwa sebagian besar dari mereka berhasil meloloskan diri. Namun sepekan kemudian, pihak berwenang mengakui bahwa mereka diculik oleh kelompok bersenjata.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Din Prihatin terkait Sikap PGGJ Mempersoalkan Masjid
Tulisan selanjutnya Frasa ‘Paham Lain’ pada UU Ormas Dinilai Kemunduran Melebihi Orde Baru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?