Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Para Pemimpin Arab tidak bahas serangan AS di Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 April 2018 10:08 10:08 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 April 2018 10:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Para pemimpin di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)  ke-29 Liga Arab yang berlangsung di gedung King Abdulaziz International Cultural Center, Dhahran, Dammam, Arab Saud telah gagal mendiskusikan serangan AS yang terjadi karena penggunaan senjata kimia di Suriah.

KTT itu diselenggarakan di Arab Saudi pada Ahad, sehari setelah serangan terkoordinasi oleh AS, Inggris dan Prancis di tiga target yang diduga terkait dengan produksi senjata kimia di Suriah.

Menurut seorang juru bicara KTT, para pemimpin berada di sana untuk mendiskusikan konflik Suriah namun tidak mendiskusikan serangan yang menarget beberapa tempat dekat Damaskus dan provinsi Hamas.

Para pemimpin Arab mendesak penyelidikan internasional sembari mengecam penggunaan senjata kimia di Suriah, Menlu Arab Saudi Adel al-Jubeir mengatakan pada para wartawan setelah KTT.

Arab Saudi, Bahrain dan Qatar sebelumnya telah mengeluarkan pernyataan dukungan atas aksi itu sementara Mesir, Iraq dan Libanon menyampaikan keprihatinan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Presiden Suriah Bashar al-Assad, yang pemerintahannya menyangkal menggunakan atau memiliki persenjataan kimia, tidak menghadiri KTT setelah negaranya ditangguhkan dari Liga Arab pada 2011.

Baca: Bahas Iran dan Suriah, Raja Salman Pimpin KTT Liga Arab

Analis politik senior Aljazeera, Marwan Bishara, mengatakan bahwa “aneh” kalau serangan yang baru-baru ini di Suriah tidak berada dalam agenda KTT.

“Itu tidak bisa lebih aneh,” katnaya. “Itulah yang kamu sebut pertemuan tak berdasar.”

Langkah Trump “tidak berlaku dan tidak sah”

Dalam pernyataan penutup mereka pada Ahad, para pemimpin Arab menolah keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Jerusalem (Baitul Maqdis) sebagai ibu kota Israel dan menyebutnya “tidak berlaku dan tidak sah”.

Menyimpang dari kebijakan AS pada tahun-tahun sebelumnya, Trump juga mengumumkan bahwa kedutaan AS akan dipindah ke Jerusalem, menyebabkan kecaman internasional dan memicu demonstrasi di seluruh dunia.

Menanggapi langkah itu, Arab Saudi menamakan KTT tahun ini “Quds Summit”.

“Kami menegaskan bahwa Jerusalem Timur merupakan bagian yang tak terpisahkan dari tanah Palestina,” Raja Salman dikutip Aljazeera.

Status Jerusalem, yang merupakan rumah bagi situs-situs suci dan memiliki arti khusus bagi Muslim, Kristen dan Yahudi, telah lama menjadi topik yang sensitif dan salah satu dari masalah utama konflik Palestina-Israel.

“Washington mengatakan pihaknya telah menyingkirkan file Jerusalem dari meja negosiasi,” kata Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

“Ini melanggar hukum internasional dan merupakan sebuah contoh yang kami anggap sebagai kemunduran besar.”

Baca: Raja Salman: Persoalan Palestina Prioritas Kami

Blokade Qatar tidak didiskusikan

KTT itu merupakan pertemuan pemimpin Arab pertama sejak perselisihan diplomatik besar antara Qatar dan beberapa tetangga Teluknya.

Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain – semua anggota Dewan Kerjasama Teluk (GCC) – dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Doha sejak 5 Juni, 2017, dan menjatuhkan embargo darat, laut dan udara, karena menuduhnya mendukung”terorisme”. Qatar telah berulangkali menyangkal tuduhan itu.

Al-Jubeir, Menlu Saudi, mengatakan Qatar tidak dalam agenda karena “itu bukanlah masalah besar”.

“Itu bukanlah masalah besar,” katanya. “Itu merupakan masalah yang sangat, sangat kecil.”

Sementara emir Qatar tidak menghadiri KTT, perwakilan negara Liga Arab hadir di pertemuan tersebut.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al-Quds Timurarab saudiAS Serang SuriahBaitul Maqdisblokade qatarKTT ArabLiga ArabpalestinaQatarRaja Abdullah IIRaja SalmanRaja YordaniaSalman bin Abdulaziz
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tabligh Akbar “Membentuk Keluarga Qur’ani” di Sulawesi Tenggara
Tulisan selanjutnya James Comey: Donald Trump Secara Moral Tak Layak jadi Presiden

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?