Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga Yunani Protes Serangan Sekutu ke Suriah, Bentrok dengan Polisi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 April 2018 20:32 8:32 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 April 2018 06:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Bentrokan terjadi antara polisi dengan pengunjuk rasa antiperang, hari Senin (16/4/2018), di Athena ibukota Yunani, menyusul serangan udara oleh pasukan Amerika Serikat, Inggris dan Prancis di Suriah.

Para pengunjuk rasa berusaha menggulingkan patung mantan presiden AS Harry Truman setinggi 3,5 meter dengan menggunakan tali dan gerinda besi. Patung itu sebelumnya kerap menjadi target demonstrator, mengalami vandalistis beberapa kali dan ditumbangkan dua kali, lapor Euronews.

Aksi protes digelar oleh Partai Komunis Yunani, menyusul serangan udara sekutu di Suriah hari Sabtu lalu. Unjuk rasa hari Senin itu merupakan yang ketiga kalinya.

Dua pengunjuk rasa ditahan dan sedikitnya tiga orang mengalami luka.

Warga Yunani patut marah dengan peperangan berkepanjangan yang berkobar di Suriah. Negara itu sedang mengalami krisis ekonomi dan keuangan ketika tiba-tiba  gelombang pengungsi membanjiri wilayahnya. Bisa dibilang Yunani ketiban sial, karena negaranya menjadi batu loncatan migran dan pengungsi asal Timur Tengah, Afghanistan dan Afrika yang nekat mencoba peruntungan hidup di Eropa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara itu para pengungsi Suriah yang terdampar di Yunani mengatakan bahwa serangan sekutu itu menghapus kesempatan mereka untuk kembali ke negerinya dalam waktu dekat.

Keluarga Ahmed, pengungsi Suriah yang hidup di tenda, mengatakan bahwa mereka beberapa bulan terakhir optimis dapat kembali ke rumahnya setelah sempat melihat peperangan yang terjadi lumayan berkurang.

“Kami tidak perlu perang, negara manapun, mohon berhenti menumpahkan darah di negara-negara Arab. Berhenti. Kenapa? Sudah banyak orang yang mati, kenapa, banyak orang kehilangan tempat tinggal mereka, pekerjaan mereka, kenapa? Mereka menggelandang di jalanan, kenapa? Perang ini sangat buruk. Mohon hentikan peperang, tolonglah,” kata Hussein, tetangga tenda Ahmed yang mengungsi dari Iraq.

Ahmed mengatakan bahwa kehidupan mereka di pengungsian sungguh merana. Siang hari mereka terpanggang panas matahari, di malam hari mereka bertempur melawan gigitan nyamuk. Banyak anak-anak yang tinggal di tenda mengalami penyakit kulit. Kondisi semakin parah sebab tidak ada bantuan medis yang tersedia bagi mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Kanada di Kuba Sakit Kepala Misterius, Akibat Serangan Sonik?
Tulisan selanjutnya MUI Salurkan Bantuan Rakyat Indonesia ke Palestina Rp 1,5 Miliar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?