Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Aljazair “Membuang” Migran ke Gurun Sahara

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Mei 2018 11:35 11:35 am
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Mei 2018 11:35
Bagikan
Marwan, bocah Suriah yang mengungsi melintasi Gurun Sahara.
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk urusan migrasi memperingatkan ancaman krisis di sepanjang perbatasan Niger setelah Aljazair mulai “membuang” para migran di kawasan Gurun Sahara.

Dilansir BBC Jumat (18/5/2018), International Organisation for Migration (IOM) mengatakan bahwa pihaknya menangani hampir 10.000 migran yang ditelantarkan di gurun itu sejak bulan September 2017.

Sebagian dari mereka ditinggalkan begitu saja oleh para penyelundup manusia, sedangkan lainnya dideportasi oleh pihak berwenang Aljazair, yang meninggalkan mereka di gurun dan menyuruhnya berjalan kaki ke kota perbatasan terdekat.

Di tengah sengatan matahari, sejumlah orang tewas.

Seorang migran asal Mali, menceritakan apa yang dialaminya sendiri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Mereka mengambil semua milik kami, uang, ponsel, semuanya. Mereka memperlakukan kami dengan buruk. Mereka meninggalkan kami di Gurun Sahara.”

“Kemudian, kami dipaksa berjalan kaki puluhan kilometer menuju Assamaka, kota perbatasan. Rasanya seperti berjalan melewati neraka. Wanita-wanita hamil dan anak-anak kecil berjalan terengah-engah, sementara sinar matahari Sahara seperti memukuli kami. Kami tidak punya apapun untuk dimakan, dan kami mendengar sedikitnya dua orang meninggal di gundukan pasir.”

Guiseppe Loprete, kepala misi IOM di Niger, berusaha menggalang kepedulian atas apa yang dialami para migran itu.

Dalam progaram acara Newsday BBC, Loprete mengatakan bahwa Aljazair membela tindakannya sebagai hal yang perlu dilakukan guna mencegah gangguan keamanan dan terorisme. Aljazair tidak ingin orang-orang melintasi perbatasannya tanpa diketahui siapa mereka.

Akan tetapi, IOM menemukan bahwa sejumlah orang pemegang dokumen pengungsi dari Aljazair temasuk yang dipaksa melakoni perjalanan mematikan itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenag Rilis Daftar 200 Nama Muballigh
Tulisan selanjutnya Penjara untuk Pastor Afsel yang Menyalahkan Kekeringan Pada Homoseksual

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Berita
20 Juli 2026 11:05
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?