Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Komisi Uni Eropa: Awas ‘Fake News’ dan Peretas Kacaukan Pemilu 2019

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Agustus 2018 17:19 5:19 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Agustus 2018 17:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemilu parlemen Uni Eropa rawan “fake news” dan serangan siber. UE menyeru agar perusahaan-perusahaan pengelola media sosial dan negara anggotanya bekerja keras memerangi manipulasi suara.

Julian King, komisioner Eropa untuk Security Union, menyeru kepada seluruh negara anggota Uni Eropa agar menanggapi serius potensi gangguan yang akan merecoki proses pemilihan umum di Eropa yang akan digelar tahun depan.

“Seluruh negara anggota harus menanggapi serius ancaman-ancaman terhadap proses dan institusi demokrasi yang muncul dari serangan siber dan informasi sesat, dan hendaknya memiliki rencana nasional guna menanggulanginya,” kata King kepada kelompok media Jerman Funke, seperti dilansir DW Rabu (1/8/2018).

“Kita harus mencegah aktor-aktor negara dan non-negara yang berusaha mengusik sistem demokrasi kita dan melakukan ini [serangan siber dan berita palsu] terhadap kita,” imbuh King. Menurutnya, manipulasi yang dilakukan para peretas, yang berusaha mengacaukan proses pemilu dengan menarget internet dan menyebarkan berita palsu, dapat berakibat sangat buruk.

Pemilu untuk memilih anggota Parlemen Eropa akan digelar 10 bulan mendatang. Para pakar khawatir muncul banyak gangguan dalam proses pemilu itu, sebab skalanya sangat besar yaitu mencakup 27 negara dan diselenggarakan serentak. Di samping itu, masih banyak rakyat negara anggota Uni Eropa yang tidak terlalu paham dan familiar dengan kebijakan-kebijakan Uni Eropa, sehingga mereka rentan dijejali informasi atau berita palsu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selain meminta agar setiap negara memiliki rencana dan bersiap menghadapi beragam gangguan pemilu, King juga menyeru agar perusahaan online semacam Facebook dan YouTube ikut bertanggung jawab, misalnya dengan mengenyahkan berita palsu dari platform mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ayah-Anak Dapat $3,4 Juta Dari Jualan Kaos Kaki Bercorak Norak
Tulisan selanjutnya UAS Tak Mau Cawapres, Ingin Jadi Dai Sampai Mati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?