Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

UNHCR: 2018, Lebih dari 1.500 Migran Tewas di Mediterania

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Agustus 2018 11:09 11:09 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Agustus 2018 11:09
Bagikan
Perahu karet migran terapung-apung di Laut Mediterania.
Bagikan

Hidayatullah.com–Lebih dari 1.500 pengungsi dan migran telah tewas saat berusaha menyeberangi Laut Mediterania ke Eropa dalam tujuh bulan pertama tahun 2018. Badan Pengungsi Perserikatan Bangsa (PBB), UNHCR menyatakan lebih dari setengah dari jumlah migran itu tewas pada bulan Juni dan Juli.

Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) menyatakan tingkat kematian meningkat meski ada penurunan jumlah migran yang tiba di pantai Eropa dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

“UNHCR meminta perhatian terhadap bencana perdagangan manusia, mendesak negara dan otoritas di sepanjang rute transit untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk membongkar dan mengganggu jaringan penyelundup”, kata Vincent Cochetel, Utusan Khusus UNHCR untuk Mediterania.

Baca: Jumlah Imigran yang Tewas di Mediteranian Capai 10 Ribuan 

Sekitar 60.000 migran telah melintasi Mediterania sejak Januari, sekitar setengah jumlah orang pada periode yang sama di tahun 2017.

“Untuk menyelamatkan nyawa di laut, kita harus menggunakan tindakan yang tepat dan perlu untuk meminta pertanggungjawaban mereka yang mencari untung dari eksploitasi manusia yang rentan,” tambahnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

UNHCR menyatakan bahwa para pedagang manusia menggunakan “kapal yang semakin tidak layak dan rentan. Kapal itu dijejali dengan orang yang mencoba menyeberangi Laut Tengah ke Eropa.

“Kapal-kapal ini kemudian dibiarkan berlayar di laut dengan harapan penyelamatan akan datang tepat waktu,” kata UNHCR dikutip AFP.

Baca:  Inggris: Imigran yang Diselamatkan dari Mediterania Harus Dipulangkan ke Negeri Asal 

Namun, dalam beberapa bulan terakhir, Italia dan Malta telah menutup pelabuhan mereka dari kapal penyelamat LSM, membuat migran terdampar di laut dengan putus asa di kapal.

“Dengan begitu banyak nyawa yang dipertaruhkan, penting bagi kami untuk memberikan kepercayaan kepada awak kapal bahwa mereka akan mampu membawa penumpang yang diselamatkan, dan dengan demikian memastikan bahwa prinsip lama yakni menyelamatkan orang-orang yang tertindas di laut tetap dilindungi,” kata Cochetel.

Tahun 2018, Spanyol telah menjadi pelabuhan masuk utama bagi para migran ke Uni Eropa dengan lebih dari 23.500 pendatang baru. Menurut UNHCR, jumlah migran itu lebih banyak dari jumlah total pendatang tahun 2017. Spanyol kini menjadi lebih favorit daripada Italia.

Sebagai perbandingan, Italia telah menerima kedatangan sekitar 18.500 migran pada tahun ini, dan Yunani menerima 16.000 migran. Jumlah penduduk Suriah mencapai 13,5%dari semua pendatang baru melalui laut ke Eropa. Warga negara Suriah merupakan kelompok negara terbesar asal migran.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:EropaimigranLaut MediteraniamediteraniamigranPBBpengungsiUNHCRYunani
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gempa NTB, Jumlah Korban Terus Bertambah
Tulisan selanjutnya Din: Politik Identitas Keislaman Sah-sah Saja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?