Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Curi Uang Nasabah Kaya untuk Orang Miskin, Bankir Italia Lolos dari Penjara

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Oktober 2018 19:02 7:02 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Oktober 2018 19:02
Bagikan
Salah satu sudut kota Forni di Sopra, Italia.
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang manajer bank di Italia yang mencuri uang nasabah kaya untuk diberikan kepada orang-orang miskin beruntung lolos dari sel penjara.

Gilberto Baschiera adalah seorang manajer bank di Forni di Sopra, sebuah kota kecil di pengunungan, di mana dia mencuri sekitar 1 juta euro selama tujuh tahun.

Dia mengambil sedikit uang dari nasabah-nasabah kaya dan mentransfernya kepada orang-orang yang tidak layak mendapatkan kredit bank (karena miskin). Namun, dia tidak pernah mengantongi sepeserpun dari uang yang dicurinya, dan karena itu berhasil mencapai kesepakatan dengan pihak berwenang sehingga lolos dari hukuman penjara.

“Saya selalu berpikir bahwa selain melindungi para penabung, tugas kami juga adalah membantu mereka yang membutuhkan,” ujar Baschiera, seperti dilansir BBC dari koran Corriere Della Serra Rabu (3/10/2018).

Dia dijatuhi hukuman kurungan dua tahun atas kejahatan yang dilakukannya. Oleh karena itu adalah pelanggaran hukum pertama yang dilakukannya dan hukumannya relatif singkat, dia tidak diharuskan masuk bui menurut hukum yang berlaku di Italia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baschiera yang dijuluki media sebagai “Robin Hood masa kini” memang lolos dari sel, tetapi menurut pengacaranya dia tidak terlalu beruntung. Kepada BBC Roberto Mete mengatakan bahwa kliennya tersebut kehilangan rumah serta pekerjaannya akibat kasus itu.

“Dia ingin membantu orang-orang yang tidak dapat mengakses kredit dengan cara normal,” ujar Mete.

Aksi ala Robin Hood yang dilakukan Baschiera dimulai pada tahun 2009, ketika terjadi krisis finansial global.

Seorang warga datang kepadanya untuk mengajukan kredit, tetapi orang itu tidak termasuk dalam kategori orang yang memenuhi syarat untuk mendapatkan pinjaman dari bank. Akhirnya, Baschiera “menambahkan uang” ke dalam rekening orang tersebut sehingga dia termasuk kategori nasabah yang layak mendapatkan kredit dari banknya.

Para nasabah gurem yang bersyukur mendapat “bantuan Baschiera” itu setuju untuk segera mengembalikan uang pinjaman dari banknya. Namun, sebagian nasabah lain tidak demikian, sehingga akhirnya aksi Baschiera itu terungkap.

“Dia menciptakan semacam sistem pinjaman bayangan,” kata Mete, yang jumlahnya menumpuk hampir 1 juta euro dalam kurun tujuh tahun.

“Dia mempercayai bahwa orang-orang yang dibantunya itu akan dapat membayar utangnya, dan sebagian rupanya tidak demikian,” imbuh pengacara itu. Pada akhirnya atasannya melihat ada yang tidak beres di rekening nasabah-nasabah yang bermasalah itu.

“Dia menjelaskan kepada pihak berwenang kenapa dia melakukan hal itu, dan bahwa dia mengira orang-orang yang dibantunya akan mampu mengembalikan pinjamannya,” kata Mete.

Oleh karena pada kenyataannya Baschiera tidak mengantongi uang sepeserpun dari tindakannya tersebut, maka pihak berwenang sepakat untuk tidak menjebloskannya ke dalam penjara.

“Menurutnya dia tidak akan melakukan lagi perbuatan itu,” kata Mete, apalagi dia akhirnya kehilangan rumah dan pekerjaannya sebagai akibatnya.

Media Italia melaporkan bahwa setelah kasus itu mencuat ke publik, Baschiera menghubungi nasabah-nasabah kaya yang uangnya dia curi untuk menjelaskan tindakan yang dilakukannya.

Forni di Sopra adalah kota kecil yang hanya berpenduduk seribuan orang, sehingga jabatan manajer bank menjadikan seseorang figur yang penting di masyarakat dan dianggap memiliki kuasa untuk melakukan sesuatu bagi komunitasnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya jokowi lantik dewas bpjs Rupiah Rp 15.000/Dolar, Rizal Minta Waspada, Kata Luhut Tak Perlu Risau
Tulisan selanjutnya Australia Hapus Pajak Pembalut Wanita

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?