Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kanselir Merkel Persilahkan Huawei Ikut Bangun 5G di Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Maret 2019 19:02 7:02 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Maret 2019 06:00
Bagikan
Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden China XI Jinping.
Bagikan

Hidayatullah.com—Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan bahwa pemerintahannya tidak akan mengecualikan Huawei atau perusahaan apapun dari peluang membantu pembangunan teknologi telekomunikasi 5G di Jerman karena semata berasal dari China.

“Pemerintah sudah mengatakan bahwa pendekatan kami tidak semata mengecualikan satu perusahaan atau satu aktor, melainkan kami memiliki persyaratan yang harus dipenuhi oleh para kompetitor untuk [pembangunan] teknologi 5G ini,” kata Merkel dalam pertemuan tahunan Global Solutions Summit di Berlin hari Selasa (19/3/2019) seperti dilansir RT.

Lebih lanjut Kanselir Merkel mengatakan bahwa regulasi yang berkaitan dengan pembangunan 5G di Jerman akan diatur dalam legislasi telekomunikasi yang baru.

“Dan kemudian kami harus berbicara dengan mitra-mitra kami, sebab mereka juga memiliki ide-ide,” imbuh kepala pemerintahan Jerman itu.

Komentar Merkel itu dibuat satu pekan setelah dia menyatakan bahwa Jerman akan menetapkan standar keamanannya sendiri untuk jaringan telekomunikasi bergerak 5G.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Beberapa bulan terakhir pemerintah Washington yang dipimpin Presiden Donald Trump menyeru kepada pemerintah negara-negara sekutunya agar menolak bekerja sama dengan Huawei.

Dubes AS untuk Jerman Richard Grenell mengirim surat kepada Menteri Perekonomian Jerman Peter Almaier berisi peringatan risiko keamanan apabila Huawei diikutsertakan dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

Tidak hanya itu, dalam suratnya Grenell juga mengatakan bahwa pengabaian terhadap peringatan Washington tersebut dapat mengakibatkan diturunkannya level kerja sama intelijen antara kedua negara.

Berlin sudah menyuarakan protesnya atas keberatan Amerika Serikat atas Huawei tersebut, dan menegaskan Washington tidak memberikan bukti apapun bahwa produk China akan menimbulkan bahaya bagi keamanan negara.

Mantan kanselir Jerman Gerhard Schroeder mengkritik keras surat Grenell itu sebagai “pemerasan terang-terangan.”

Awal bulan maret ini Huawei mengumumkan bahwa pihaknya mengajukan gugatan hukum atas pemerintah Amerika Serikat terkait keputusannya melarang badan-badan federal menggunakan produk-produknya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Uganda Tiga Orang Meninggal Seratusan Sakit Makan Bantuan Pangan PBB
Tulisan selanjutnya [Video] Indonesia Sudah Punya, Mesir Beli Jet Tempur Su-35 dari Rusia Senilai $2 Miliar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?