Hidayatullah.com–Puluhan orang meninggal dunia setelah kapal feri yang mengangkut para keluarga yang merayakan Nowruz, terbalik di Sungai Tigris dekat Kota Mosul, menurut pemerintah setempat.
Mayor Jenderal Saad Maan, juru bicara kementerian dalam negeri, mengatakan setidaknya 71 orang meninggal dunia dalam insiden Kamis itu. Sumber lain mengatakan pada kantor berita Reuters bahwa 72 orang dipastikan meninggal dunia.
Sekitar 55 orang lainnya, termasuk 19 anak-anak, berhasil diselamatkan.
“Ini bencana, tidak ada yang menduganya,” seorang pria muda yang baru saja diselamatkan mengatakan pada kantor berita AFP.
“Ada banyak orang di kapal, terutama wanita dan anak-anak.”
Natasha Ghoneim dari Aljazeera, melaporkan dari ibukota Iraq, Baghdad, mengatakan rekaman video yang diposting di media sosial memperlihatkan “gambar yang sangat menyedihkan” .
“Kami melihat video yang memperlihatkan sebuah kapal feri yang terbalik … orang-orang melompat ke Sungai Tigris untuk menyelamatkan korban. Kami dapat mendengar orang-orang di sepanjang tepi sungai menjerit dan kami dapat melihat beberapa orang berenang mati-matian di arus yang tampaknya merupakan arus deras.”
Hussam Khalil, kepala Pertahanan Sipil di provinsi Nineveh utara, mengatakan pada kantor berita Associated Press bahwa kapal tersebut tenggelam karena masalah teknis.
Sumber resmi lain mengatakan seperti yang dikutip AFP bahwa “kapal tersebut tenggelam karena terlalu banyak penumpang, mencapai lebih dari 100.”
Nowruz, yang menandai tahun baru Kurdi dan datangnya musim semi, dirayakan di seluruh wilayah yang dulunya merupakan daerah kekuasaan kekaisaran Persia kuno, membentang dari Timur Tengah hingga Asia Tengah.
Itu dirayakan sebagai Tahun Baru Persia di Iran.*/Nashirul Haq AR