Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Thailand Beli 120 Kendaraan Lapis Baja Buatan Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Agustus 2019 18:55 6:55 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Agustus 2019 09:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Militer Thailand berencana memiliki 120 kendaraan lapis baja buatan Amerika Serikat pada 2020, yang kiriman pertamanya sebanyak 10 unit akan tiba bulan depan, kata sumber dari kementerian pertahanan kepada Reuters hari Rabu (28/8/2019).

Amerika Serikat menghentikan bantuan militer kepada Thailand menyusul kudeta 2014 oleh tentara. Namun, hubungan kedua negara mulai membaik tahun ini setelah pemerintahan dikembalikan ke tangan sipil di bawah kepemimpinan bekas pentolan junta, Prayuth Chan-ocha.

Pimpinan Angkatan Darat Kerajaan Thailand Jenderal Apirat Kongsompong mengatakan kepada para reporter bahwa Thailand akan menerima 70 kendaraan angkut infanteri lapis baja pada akhir tahun ini dan 50 lagi tahun depan. Namun, dia tidak menyebutkan berapa nilai kesepakatan itu.

Pengiriman pertama akan terdiri dari 10 kendaraan dan sampai akhir tahun ini akan ada 70 kendaraan,” ujarnya.

Dia mengatakan kendaraan-kendaraan lapis baja itu akan ditempatkan di pangkalan Chachoengsao, yang terletak di selatan ibukota Bangkok.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebuah sumber kementerian pertahanan mengatakan kepada Reuters bahwa Thailand membayar hanya untuk 47 kendaraan dan Amerika Serikat memberikan gratis 23 kendaraan yang dibeli tahun ini. Sedangkan sisanya 50 kendaraan akan dibeli tahun depan. Pihak AS juga akan membantu militer Thailand dalam pemeliharaan kendaraan-kendaraan itu.

Sumber itu nenolak disebutkan identitasnya, sebab dia tidak berwenang berbicara kepada media.

Pada bulan Juli, Departemen Luar Negeri AS sudah menyetujui government-to-government Foreign Military Sales untuk 60 kendaraan lapis baja Stryker dan perlengkapannya, dengan nilai sekitar $175 juta.

Di bawah kekuasaan junta, Thailand membeli tank dan kendaraan tempur infanteri dari China untuk menggantikan kendaraan buatan AS yang sudah uzur, serta berencana membuat pabrik bersama yang memproduksi dan memelihara peralatan-peralatan militer.

Meskipun demikian, Amerika Serikat masih menjadi sekutu penting bagi Thailand.

Pekan depan, Thailand akan meresmikan pembukaan latihan marinir yang pertama kali digelar antara angkatan laut negara-negara ASEAN dan AL Amerika Serikat. Thailand juga akan menjadi tuan rumah pertemuan para pimpinan militer Indo-Pasifik ke-11 pada 9 September.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatlapis bajathailand
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya facebook menyensor konten palestina Jelang Pipres AS 2020 Facebook Perketat Iklan Politik
Tulisan selanjutnya Gubernur Anies akan Buka Indonesia Muslim Lifestyle Festival

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?