Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tak Ada Data yang Hubungkan Jamaah Tabligh dengan Penyebaran Covid-19

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 14 April 2020 21:24 9:24 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 14 April 2020 21:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com-Tiga hari setelah Shivraj Singh Chouha, Kepala Menteri di negara bagian Madhya Pradesh menyalahkan acara Jamaah Tabligh atas lonjakan kasus virus corona atau Covid-19 di negaranya, para pakar dan ahli pada hari Senin (13/4) menyangkal klaimnya.

Negara bagian ini muncul sebagai salah satu titik terpanas di India, melaporkan 564 kasus dengan lebih dari 50 kematian sejauh ini. Kota kembar bersejarah Indore dan ibu kota provinsi Bhopal masing-masing telah melaporkan 281 dan 131 kasus positif. Sebanyak 30 orang telah meninggal di Indore dan tiga di Bhopal seperti yang dilaporkan Anadolu Agency.

Pada 11 April, Shivraj Singh Chouhan mengatakan pada Perdana Menteri Narendra Modi dalam konferensi video bahwa lonjakan kasus disebabkan oleh orang-orang, yang kembali dari Delhi setelah menghadiri tabligh akbar Jamaah Tabligh dari 13 sampai 15 Maret di kantor pusatnya, dikenal sebagai Markaz di wilayah Nizamuddin.

“Masalahnya telah meningkat di Madhya Pradesh, seperti bagian lain negara itu, karena mereka yang telah kembali dari Markaz,” katanya.

Namun, pakar dan pejabat pemerintah provinsi mengatakan bahwa itu belum dapat dibuktikan secara meyakinkan jika peserta acara Jamaah Tabligh dianggap bertanggung jawab atas penularan virus di Bhopal dan Indore. Sejauh ini, 20 anggota Jamaah Tabligh yang telah kembali dari ijtima’ telah dinyatakan positif di Bhopal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Berbicara kepada  Anadolu di telepon, Rahul Rokade dari Mahatma Gandhi Memorial Medical College di Indore mengatakan mereka tidak memiliki data untuk menghubungkan penyebaran pandemi di Bhopal dan Indore terhadap Jamaah Tabligh.

“Kami tidak bisa mengatakan bahwa anggota dari JT menyebabkan lonjakan kasus korona di Madhya Pradesh,” katanya.

Pejabat Terinfeksi

Laporan media lokal menyalahkan tiga pejabat senior pemerintah karena menyebarkan virus, dengan menghadiri pertemuan dan menghindari jarak sosial meskipun menunjukkan gejala penyakit.

Sekretaris Utama (Kesehatan) Pallavi Jain Govil, Direktur Tambahan Veena Sinha dan Wakil Direktur Virendra Kumar Chaudhary dinyatakan positif terkena virus pada 4 April. Laporan mengatakan bahwa putra Govil dan Sinha telah kembali dari AS.

Beberapa laporan media menyatakan bahwa mereka tidak mengungkapkan sejarah perjalanan mereka kepada pihak berwenang. Kedua pejabat senior itu diyakini telah tertular virus dari putra mereka. Govil terus menghadiri pertemuan resmi bahkan yang diketuai oleh kepala menteri, meskipun menunjukkan gejala Covid-19.

Sebelumnya, Direktur Kesehatan J Vijay Kumar juga dinyatakan positif. Sejauh ini 12 personel polisi dan anggota keluarga mereka dinyatakan positif di ibu kota Bhopal.

Pada 7 April, tiga anggota Jamaah Tabligh dinyatakan positif di Indore. Dalam banyak kasus, para ahli gagal menemukan sumber wabah, karena banyak pasien tidak memiliki riwayat perjalanan.

Chouhan mengambil alih sebagai kepala menteri pada 23 Maret setelah drama politik tinggi yang menggulingkan pemerintah yang dipimpin oleh oposisi. Dia masih akan membentuk kabinet.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19J&TJamaah Tablighvirus corona
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inilah Kontribusi Dokter Muslim dan Keperawatan untuk Dunia (2)
Tulisan selanjutnya Erdogan Tahan Alat Medis Ke ‘Israel’, Setelah Syarat Kirim Bantuan Ke Palestina Ditolak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?