Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Afghanistan Perintahkan 500 Anggota Taliban Dilepaskan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Juli 2020 15:27 3:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Juli 2020 15:27
Bagikan
Presiden Afghanistan, Mohammad Ashraf Ghani | milisi Taliban
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Afghanistan Ashraf Ghani hari Jumat (31/7/2020) memerintahkan agar 500 anggota Taliban yang dikeluarkan dari penjara, sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang diharapkan akan mengarah pada perundingan damai.

Ghani mengatakan para militan itu akan dibebaskan pada masa perayaan Idul Adha, yang dimulai hari Jumat, dan menandakan gencatan senjata nasional selama tiga hari.

Dia mengatakan pembebasan tahanan itu menuntaskan janji pemerintah untuk melepas 5.000 anggota Taliban, sebagaimana yang tertuang dalam perjanjian yang ditandatangani pemerintah Afghanistan dan Taliban serta Amerika Serikat.

“Untuk menunjukkan tekad baik dan mempercepat terwujudnya perundingan damai, kami akan melepaskan 500 tahanan Taliban sebagai respon gencatan senjata tiga hari yang diumumkan kelompok itu,” kata Ghani dalam pidato menyambut Idul Adha seperti dilansir AFP.

Akan tetapi, 500 tahanan itu bukan yang termasuk dalam daftar asli 5.000 orang yang akan diminta Taliban untuk dibebaskan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pihak berwenang Kabul sudah melepaskan 4.600 orang dari daftar tersebut, tetapi berat hati untuk melepaskan 400 orang sisanya dengan alasan mereka terlalu berbahaya.

“Saya tidak memiliki hak untuk memutuskan pembebasan 400 tahanan Taliban itu yang dituduh melakukan kejahatan serius,” kata Ghani, seraya menambahkan bahwa para tokoh atau tetua suku-suku di Afganistan yang akan memutuskan nasib mereka.

Hari Kamis, Taliban mengklaim bahwa mereka telah melepaskan 1.000 orang yang ditahannya.

Baik pihak Ghani maupun Taliban pekan ini memberikan sinyal bahwa mereka siap untuk melakukan perundingan selepas perayaan Idul Adha, apabila pertukaran atau pembebasan para tahanan oleh kedua pihak sudah tuntas.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistantahananTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aljazair Dicoret Uni Eropa dari Daftar Aman Covid-19
Tulisan selanjutnya Disembelih Ustad, Disaksikan Muqorib Langsung Melalui Live Streaming

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?