Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perusahaan China Klaim Sudah Imunisasi Covid-19 Pekerjanya yang Dikirim ke PNG

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Agustus 2020 17:57 5:57 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Agustus 2020 17:57
Bagikan
Ilustrasi
Bagikan

Hidayatullah.com—Pihak berwenang Papua New Guinea melarang kedatangan pesawat yang membawa pekerja-pekerja asal China setelah sebuah perusahaan pertambangan China yang mengklaim pekerjanya telah diimunisasi Covid-19, diyakini dalam vaksinasi percobaan, kata pihak berwenang hari Jumat (21/8/2020).

Pimpinan penanggulangan pandemi di Papua New Guinea David Manning melarang uji coba atau tes vaksin Covid-19 setelah Ramu NiCo Management (MCC) Ltd mengklaim sudah memvaksinasi 48 pekerjanya asal China.

Manning juga mengatakan pihaknya telah mengirim balik pesawat yang membawa 180 pekerja China hari Kamis sebagai tindakan kehati-hatian.

“Dikarenakan tidak cukupnya informasi tentang uji coba apa ini dan apa kemungkinan risikonya atau bahayanya yang mungkin ditimbulkan pada rakyat kita jika mereka diperbolehkan masuk ke negara ini, saya telah membatalkan penerbangan itu kemarin guna memastikan bahwa kita terus bertindak yang terbaik demi rakyat dan negara kita,” kata Manning kepada para reporter di ibu kota Port Moresby seperti dikutip Associated Press.

Manning mengatakan Departemen Nasional Kesehatan belum menyetujui uji coba apapun.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Vaksin apapun yang diimpor ke PNG harus mendapat persetujuan Departemen Nasional Kesehatan dan harus melalui percobaan vaksin, protokol dan prosedur yang ketat,” kata Manning, dan mereka harus mendapatkan kualifikasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sebuah dokumen yang menggunakan kop surat perusahaan berjudul “Vaccination Statement” menyebutkan 48 pekerja asal China “telah divaksin dengan vaksin SARS-CoV-2” pada tanggal 10 Agustus.

Pernyataan itu dikirim ke Departemen Kesehatan Papua New Guinea dan diberitahu bahwa vaksin itu dapat menimbulkan hasil tes positif palsu bagi orang yang mendapatkan vaksin tersebut, lapor koran The Australian.

Manning sudah mengirimkan surat kepada Dubes China Xue Bing untuk mendapatkan klarifikasi tentang sikap pemerintah China berkaitan dengan pernyataan vaksinasi tersebut.

Ramu dioperasikan oleh Metallurgical Corp of China, sebuah anak perusahaan milik negara China Metallurgical Group Corp.

Upaya untuk menghubungi kantor Ramu di kota Madang, PNG, dan perusahaan induknya di Beijing lewat telepon tidak dijawab, lapor Associated Press.

Australia, penyandang dana bantuan asing terbesar untuk PNG, mengetahui China kemungkinan telah melakukan uji coba vaksin Covid-19 di negara Pasifik itu dengan menggunakan para pekerja perusahaan milik pemerintah tersebut, lapor koran tersebut.

Para pejabat pemerintah Australia tidak segera menanggapi permintaan komentar hari Jumat, lapor Associated Press.

SinoPharm, perusahaan plat merah Beijing, pernah membanggakan diri telah memberikan suntikan vaksin eksperimental kepada para pegawainya sebelum pemerintah mengizinkannya diujicobakan kepada banyak orang.

Papua New Guinea merupakan negara miskin berpenduduk 9 juta yang kebanyakan hidup pas-pasan sebagai petani. Sejauh ini negara itu hanya mencatat 361 kasus Covid-19 dengan 4 kematian. Namun, sebulan terakhir kasus di negara itu bertambah terutama di ibu kota Port Moresby di mana diberlakukan jam malam untuk meredam penyebaran wabah coronavirus.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinacoronaviruscovid-19Papua New Guineavaksin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemana Akhir Resolusi 478 DK PBB yang Mengecam Upaya Pencaplokan Yerusalem Timur oleh ‘Israel’?
Tulisan selanjutnya Turki Menemukan Cadangan Gas Alam di Laut Hitam Bersamaan dengan Ikrar Erdogan untuk Era Baru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?