Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mengapa Eks Presiden Niger Mahamadou Issoufou Mendapat Hadiah $5 Juta

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Maret 2021 06:23 6:23 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Maret 2021 06:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Untuk memenangkan Ibrahim Award 2020 untuk kepemimpinan di kawasan Afrika, berikut hadiah uang $5 juta yang menyertainya, Presiden Niger Mahamadou Issoufou harus mengakhiri masa jabatannya.

Keputusannya untuk turun dari kursi kekuasaan setelah menjabat presiden selama dua periode, berarti Niger mengalami suksesi pemerintah secara demokratis untuk pertama kalinya sejak menjadi negara merdeka dari jajahan Prancis lebih dari 60 tahun silam.

Namun, itu bukan satu-satunya alasan mengapa dia dianugerahi penghargaan tersebut. Panitia anugerah tersebut memuji kepemimpinan Issoufou setelah mewarisi salah satu negara termiskin di dunia.

Komite itu menilai dia berhasil menumbuhkan perekonomian negaranya, menunjukkan komitmen terhadap konstitusi negaranya dan terhadap stabilitas regional, serta pendorong demokrasi di Afrika, lansir BBC Selasa (9/3/2021).

“Saya menghormati konstitusi. Saya menghormati janji yang saya buat kepada rakyat Niger yang telah memberikan kepercayaan untuk memimpin mereka selama dua periode. Keputusan ini sejalan dengan pendirian dan visi saya tentang seperti apa demokrasi Niger di masa depan,” kata Issoufou kepada BBC sebelum penyelenggaraan pemilu bulan lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jika politisi berusia 68 tahun itu ingin tetap berkuasa, dia bisa meniru cara para presiden lain di kawasan Afrika Barat yang mengubah konstitusi negaranya agar dapat memperpanjang masa jabatannya.

Niger merupakan negara termiskin di dunia, menurut peringkat pembangunan yang disusun PBB untuk 189 negara. Niger menghadapi masalah berkepanjangan antara lain berupa kekeringan, pemberontakan dan kemiskinan yang meluas.

Saat ini negara itu sedang terlibat dua konflik bersenjata, yang merupakan masalah limpahan dari pemberontakan milisi Muslim di negara tetangga Burkina Faso, Mali Dan Nigeria, yang memaksa ratusan ribu orang pergi meninggalkan rumahnya.

Kelompok-kelompok berkaitan dengan al-Qaeda, seperti ISIS dan Boko Haram asal Nigeria, semuanya ada di Niger meskipun secara umum jumlah serangan yang dialaminya lebih sedikit dibandingkan negara tetangga.

“Kalau saya ada penyesalan, maka itu adalah kami masih menjadi korban serangan teroris. Namun, ingin saya tekankan di sini bahwa terorisme tidak ada di Niger. Teroris-teroris yang menyerang kami berasal dari negara-negara tetangga. Dan apabila kita melihat apa yang telah dilakukan dalam masalah ini, itu luar biasa,” kata Issoufou.

Selama menjabat, Issoufou mengubah wajah Niger, ibukota Niamey memiliki banyak jalan raya baru, hotel dan gedung pertemuan.

Namun, para pengkritik mengatakan bagian lain Niger tidak menikmati pembangunan seperti yang dialami Niamey.

Sejak dahulu kala, Niger merupakan gerbang antara kawasan utara dan Sub-Sahara Afrika. Saat ini Niger menjadi rute transit bagi migran menuju Eropa. Negara itu sudah memiliki kesepakatan dengan Uni Eropa untuk menghentikan arus migran tersebut.

Tugas melanjutkan apa saja pencapaian yang telah dibuat Issoufou dalam bidang infrastruktur dan keamanan sekarang jatuh kepada presiden yang baru memenangkan pemilihan bulan Februari, Mohamed Bazoum.

Bazoum harus menghadapi sikap pembangkangan dari dua front dan satu oposisi yang merasa kemenangannya pilpres bulan kemarin tidak sah.

Bazoum juga menghadapi tantangan ekonomi sebab ekspor andalan negaranya, yaitu uranium, sangat rentan terhadap fluktuasi harga.

Penghargaan tersebut tidak diberikan selama beberapa tahun karena komite menilai tidak ada calon pemenang yang layak.

Para pemenang Ibrahim Award sebelumnya yaitu Ellen Johnson Sirleaf dari Liberia (2017), Hifikepunye Pohamba dari Namibia (2014), Pedro Pires dari Cabo Verde (2011), Festus Mogae dari Botswana (2008), Joaquim Chissano dari Mozambique (2007).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ibrahim AwardMahamadou IssoufouNiger
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kronologi TP3 Temui Presiden Jokowi, Amien Rais Ingatkan Pesan Al-Quran Ancaman Membunuh Orang Beriman
Tulisan selanjutnya Murid perempuan nigeria Masalah Hijab di Sekolah yang Dibangun Misionaris Kristen Belum Usai, 10 Sekolah Masih Ditutup Otoritas Kwara Nigeria

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Berita
31 Agustus 2026 20:04
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?