Hidayatullah.com—Seorang pria tersangka corat-coret dinding sebuah masjid di Minnesota, Amerika Serikat, mengatakan kepada polisi bahwa apa yang dilakukannya tersebut hanyalah guyonan belaka.
Benjamin Enderle, 22, warga Moorhead, dijerat tuduhan merusak properti dan pelanggaran ringan berupa pelecehan atas vandalisme yang dilakukannya yang ditemukan hari Ahad dini hari.
Dalam persidangan perdana hari Kamis (29/4/2021) pagi, dia mengatakan kepada hakim, “Saya menyesal setelah melakukanya.”
Pihak berwenang mengatakan Enderle melakukan vandalisme terhadap bagian luar bangunan dan halaman Moorhead Fargo Islamic Community Center dengan gambar swastika dan beberapa tulisan antara lain berbunyi “Death to Islam” dan “Kane lives,”.
Enderle mengatakan kepada polisi bahwa dia ingin melihat reaksi masyarakat dan media dan mengatakan bahwa dia “tidak membenci mereka”, menurut berkas dakwaan, lansir Associated Press.
Warga masyarakat mendatangi masjid dengan membawa sikat, cairan kimia, alat pembersih awal pekan ini untuk membantu membersihkan tempat ibadah itu.
Enderle ditangkap setelah seorang karyawan supermarket Walmart menelusuri catatan pembelian cat spray dan rekaman kamera pengawas untuk mencari terduga pelaku. Karyawan tersebut melihat Enderle mengenakan jaket yang sama dengan pelaku vandalisme yang terekam kamera CCTV Masjid di malam kejadian.
Enderle tidak didampingi pengacara dalam persidangan hari Kamis tersebut.*