Hidayatullah.com– Sebuah jam tangan yang dikatakan milik pemimpin Nazi Adolf Hitler terjual seharga $ 1,1 juta di sebuah rumah lelang di Amerika Serikat.
Arloji merk Huber itu, yang dibeli oleh seorang peserta lelang anonim, menampilkan simbol swastika Nazi dan inisial AH di bagian penutup belakangnya.
Asesmen oleh rumah lelang menyebutkan bahwa jam tangan itu diambil sebagai suvenir ketika sekitar 30 tentara Prancis menyerbu Berghof, tempat peristirahatan Hitler di daerah pegunungan pada Mei 1945.
Jam tangan tersebut kemudian diperkirakan dijual kembali dan diturunkan ke beberapa generasi hingga sekarang.
Katalog produk untuk arloji tersebut mengatakan bahwa jam tersebut kemungkinan diberikan sebagai hadiah ulang tahun kepada pemimpin fasis itu pada tahun 1933, tahun ketika dia menjadi kanselir Jerman. Tiga tanggal terukir di arloji – ulang tahun Hitler, ketika ia menjadi kanselir Jerman dan ketika partai Nazi memenangkan pemilihan umum.
Dokumen yang disediakan oleh rumah lelang menyatakan bahwa mereka tidak dapat memberikan bukti bahwa Hitler benar-benar memakai jam tangan tersebut. Namun, hasil penilaian oleh seorang spesialis independen menyimpulkan bahwa “kemungkinan besar” itu memang miliknya.
Meskipun arloji tersebut terjual lebih dari $1 juta, tetapi jauh di bawah perkiraan rumah lelang sebesar $2 juta hingga $4 juta, lapor DW Sabtu (30/7/2022).
Sebuah surat terbuka yang ditandatangani oleh 34 pemimpin Yahudi menggambarkan penjualan itu sebagai “menjijikkan” dan meminta barang-barang Nazi ditarik dari pelelangan.
Rabi Menachem Margolin, Ketua Asosiasi Yahudi Eropa mengatakan transaksi itu memberikan “bantuan bagi mereka yang mengidealkan apa yang diperjuangkan oleh partai Nazi”.
Akan tetapi rumah lelang Alexander Historical Auctions di Maryland, AS – yang sebelumnya pernah menjual memorabilia Nazi – sebelum lelang dimulai mengatakan kepada media Jerman bahwa tujuannya adalah untuk melestarikan sejarah dan bahwa sebagian besar barang yang terjual disimpan dalam koleksi pribadi atau disumbangkan ke museum Holocaust.
“Baik atau buruk sejarah itu harus dilestarikan,” kata Wakil Presiden Senior Mindy Greenstein kepada Deutsche Welle. “Jika Anda menghancurkan sejarah, tidak ada bukti bahwa itu terjadi”.
Adolf Hitler memimpin Nazi Jerman antara tahun 1933 dan 1945. Di masa kekuasaannya dia membantai kelompok minoritas, kebanyakan Yahudi.
Barang-barang lain yang dilelang termasuk gaun milik istri Hitler, Eva Braun, foto-foto bertanda tangan pejabat Nazi, dan kain kuning Star of David bertuliskan kata “Jude” (bahasa Jerman, orang Yahudi) yang kala itu harus dipakai oleh warga Yahudi sebagai penanda khusus.*