Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Berhasil Buka Ekspor Gandum Ukraina, Erdogan Disebut Pantas Dapat Nobel Perdamaian

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 1 Agustus 2022 21:47 9:47 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 2 Agustus 2022 05:30
Bagikan
Erdogan Nobel Perdamaian
Bagikan

Hidayatullah.com — Seorang mantan diplomat Amerika pada Ahad mengatakan bahwa Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan layak dinominasikan untuk Nobel Perdamaian, lapor Anadolu Agency (01/08/2022).

Dov S. Zakheim menyebut upaya presiden Erdogan dalam kesepakatan ekspor gandum Ukraina pantas dihadiahi Nobel Perdamaian.

Mantan Wakil Menteri Pertahanan AS itu mengatakan bahwa Erdogan mencapai “kemenangan” ketika dia menengahi kesepakatan antara Rusia dan Ukraina yang berperang dalam mengekspor gandum Ukraina.

“Kebijakan domestiknya yang otoriter membuat tidak mungkin Komite Nobel Norwegia yang liberal akan memberinya banyak pertimbangan, tetapi tentunya Erdogan layak setidaknya dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian,” tulis Zakheim di situs The Hill.

“Meskipun dia melakukan apa yang tampaknya menjadi kebijakan luar negeri yang paling membingungkan – dan mungkin dalam beberapa hal, karena itu – Erdogan, bekerja bersama PBB, mampu menengahi kesepakatan antara Rusia dan Ukraina yang akan memungkinkan pengiriman biji-bijian dari Pelabuhan Ukraina melalui Laut Hitam.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia menegaskan bahwa 22 juta ton gandum tidak dapat dipindahkan karena blokade Rusia. Selain itu, ada pula ketidaksepakatan antara Moskow dan Kyiv tentang pembersihan ranjau di Laut Hitam.

“Sebagai akibat dari kebuntuan tersebut, harga pangan internasional meroket dan jutaan terancam kelaparan, menciptakan prospek migrasi massal lain ke Eropa.” Kesepakatan itu akan memungkinkan Moskow untuk mengekspor makanan dan pupuk. “Perjanjian itu benar-benar penyelamat.”

Turkiye, PBB, Rusia dan Ukraina menandatangani kesepakatan pekan lalu di Istanbul untuk membuka kembali tiga pelabuhan Ukraina – Odessa, Chornomorsk dan Yuzhne – untuk ekspor biji-bijian yang terhenti selama berbulan-bulan karena perang Rusia-Ukraina. Pusat Koordinasi Gabungan didirikan di bawah ketentuan kesepakatan untuk melakukan inspeksi di pintu masuk dan keluar pelabuhan dan untuk memastikan keamanan rute.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gandumNobel PerdamaianPerang Rusia UkrainaPresiden ErdoganrusiaUkraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sudan Deteksi Kasus Pertama Cacar Monyet
Tulisan selanjutnya atlet yordania israel Jadi Tren di Arab, Atlet Yordania Boikot ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Berita
28 Agustus 2026 09:20
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?