Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Iran Tayangkan Video 2 WN Prancis yang Dituduh Spionase

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Oktober 2022 08:16 8:16 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Oktober 2022 08:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Iran hari Kamis (6/10/2022) menayangkan video dua warga Prancis yang ditahan dan, menurut Iran, telah mengaku melakukan aksi spionase.

Video yang dirilis oleh kantor berita pemerintah IRNA menunjukkan seorang wanita yang dihadirkan sebagai Cecile Kohler, seorang guru sekolah menengah dan pengurus serikat pekerja pendidikan, bersama pasangannya, Jacques Paris.

Dalam klip tersebut, Kohler mengenakan jilbab dan konon memaparkan dirinya sebagai “agen intelijen dan operasi dari dinas keamanan asing Prancis.” Paris konon mengatakan: “Tujuan kami di dinas keamanan luar negeri Prancis adalah untuk menekan pemerintah Iran.”

Klip-klip itu adalah bagian dari apa yang digambarkan sebagai film dokumenter yang akan tayang di televisi pemerintah Iran, yang menuduh mereka membawa uang tunai ke negara itu untuk menyulut pertikaian di dalam negeri Iran.

Prancis tidak segera menanggapi perihal klip video tersebut. Namun pada bulan Mei, pemerintah Prancis menuntut pembebasan mereka dan mengutuk “penangkapan tak berdasar ini,” lapor Associated Press.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kunjungan pasangan itu ke Iran bertepatan dengan aksi protes berbulan-bulan oleh para guru Iran yang menuntut upah yang lebih tinggi.

Prancis menyebut penangkapan atas kedua warganya itu sebagai aksi penyanderaan yang dilakukan oleh negara Iran.

Klip-klip yang dirilis Kamis itu mirip dengan video pengakuan lain yang dipaksakan Teheran kepada para tahanan. Pada tahun 2020, satu laporan menunjukkan pihak berwenang selama dekade terakhir telah menayangkan setidaknya 355 pengakuan yang dipaksakan.

Kementerian Luar Negeri Prancis mengatakan “pengakuan” itu diambil di bawah tekanan atas warga negara Prancis yang ditahan dalam video itu “keterlaluan” dan merupakan pelecehan terhadap martabat manusia oleh otoritas Iran.

Kementerian itu juga mengatakan ada sejuy warga Prancis lainnya ditahan secara sewenang-wenang di Iran, tanpa menyebutkan nama-nama mereka.

Iran, yang sejak lama memanfaatkan warga negara Barat yang ditahannya sebagai alat tawar-menawar dalam negosiasi, tanpa memberikan bukti publik untuk mendukung tuduhan-tuduhannya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:baratiranPrancisspionase
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ethiopia Serahkan WN Eritrea Tersangka Penyelundup Manusia ke Belanda
Tulisan selanjutnya Amerika Serikat Klaim Bunuh Pejabat ISIS di Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?