Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mufti Mesir Maafkan Tokoh Salafy dari Dakwaan Pencelaan

Thoriq
Terakhir diupdate:
Thoriq
Dipublikasikan 26 Desember 2011 10:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mufti Besar Mesir, Syaikh Ali Jum’ah mencabut tuntutan penghinaan terhadap da’i Salafy Mesir Abu Ishaq Al Huwaini, sebagaimana tercermin dari khutbah beliau, sebagaimana dilansir onislam.net (24/12/11).

Dalam khutbah Jumat yang disampaiakn oleh Syeikh Ali Jum’ah di masjid Al Fadhil Kairo, disebutkan,”Sesungguhnya salah satu dari kalian telah mengirim surat kepada saya, dimana dalam surat itu disampaikan,’Anda telah berbicara mengenai sifat pemaaf dan lapang dada. Sedangkan anda belum memberi maaf kepada seseorang yang mencela Anda, maka mana sifat maaf dan lapang dada itu?’”

Kemudian Syeikh Jum’ah menyatakan, bahwa pernyataan Rasulullah Shalallalahu Alaihi Wasallam menyebutlan agar manusia memulai dari diri sendiri kemudian baru orang-orang yang berada di bawah tanggungannya. Dengan dasar itu, beliau menyatakan telah mengakhiri perselisihan dengan siapa saja.

Dalam khutbah tersebut Syeikh Ali Jum’ah tidak menyebut nama Al Huwaini secara eksplisit namun penasihat hukum beliau Dr. Ibrahim Najm menyatakan bahwa Mufti Al Jum’ah telah mencabut tuntutan beliau atas Al Huawaini.

Ibrahim menyatakan bahwa Syaikh Ali Jum’ah juga memiliki pertimbangan memutuskan pencabutan itu, diantaranya adalah kondisi Mesir yang belum stabil, yang tidak perlu diperparah dengan adanya perselisihan antar kelompok. Juga agar pihaknya tidak tersibukkan dengan  permasalahan itu, hingga masalah besar menyangkut masa depan negara terabaikan. Juga dalam rangka memberi tauladan kepada umat, untuk meninggalkan perselisihan guna bersama-sama membangun negara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebab lainnya adalah sakit yang menimpa Al Huwaini, yang diketahui oleh Syeikh Ali Jum’ah di beberapa hari terakhir. Dan Syeikh Ali Jum’ah juga mendoakan agar Al Huwaini diberi kesembuhan Allah.

Sebagamana diketahui bahwa Syeikh Ali  Jum’ah telah mengajukan tuntutan di Pengadilan distrik Kafr Syeikh kepada Al Huwaini, dengan dakwaan pencemaran nama baik, yang dilakukan Al Huwaini di acara “Khuras Al Hudud” (Para Penjaga Perbatasan) di Kanal Al Hikmah.  Dan Ibrahim Najm selaku penasihat hukum mufti  menyatakan bahwa Al Huwaini telah banyak mencela mufti selama beberapa tahun berulang-ulang. Ia juga menyatakan memiliki bukti  rekaman dan gambar mengenai hal itu. Menurutnya, perselisihan antara keduanya bukan hanya sebatas perselisihan masalah fiqih, sebagaimana dilansir beberapa media local Mesir pada bulan Oktober lalu.

Redaktur: Thoriq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Zionis Senang Dapat Bantuan Militer dari Kongres AS
Tulisan selanjutnya TV Salafy: “Tidak Ada Lagi Siaran yang Kritik Mufti”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah

Berita
7 Oktober 2026 18:59
Demonstran Pendukung Palestina Duduki Stasiun di Sejumlah Kota Belanda
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
‘Israel’ Klaim Tutup Konsulat Inggris dan Usir 20 Stafnya

Terbaru

  • Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
  • Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
  • ‘Israel’ Klaim Tutup Konsulat Inggris dan Usir 20 Stafnya
  • Bangun Sinergi Strategis, Hidayatullah Sumut dan Kadin Medan Jajaki Kolaborasi Penguatan Ekonomi Serta SDM
  • Arab Saudi: Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Bandara Internasional Riyadh
  • Bantah Pakai RS untuk Aktivitas Militer, Hamas: Tuduhan Palsu ‘Israel’
  • Demonstran Pendukung Palestina Duduki Stasiun di Sejumlah Kota Belanda
  • Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah
  • KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?