Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hargai Aturan Qatar, Hugo Lloris Tidak akan Pakai Ban Kapten Pelangi LGBT

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 16 November 2022 17:04 5:04 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 16 November 2022 17:30
Bagikan
Hugo Lloris
Bagikan

Hidayatullah.com — Kiper Timnas sepak bola Prancis, Hugo Lloris, menyisaratkan bahwa dia tidak akan mengenakan ban lengan pelangi LGBT dengan desain hati selama menjadi kapten tim Piala Dunia di Qatar, yang dimulai minggu depan.

Aturan FIFA tidak mengizinkan tim-tim untuk mengenakan ban kapten dengan desain berbeda dari yang telah disediakannya, terutama selama Piala Dunia.

Dari 32 negara yang berpartisipasi dalam Piala Dunia Qatar, 13 negara Eropa mendeklarasikan ikut mendukung kampanye ‘One Love’. Dukungan itu diperlihatkan dengan mengenakan ban kapten berwarna pelangi LGBT.

“Sebelum kami memulai sesuatu, kami memerlukan persetujuan FIFA, persetujuan federasi (Prancis),” kata Lloris melalui Associated Press. “Tentu saja, saya punya pendapat pribadi tentang topik ini. Dan itu cukup dekat dengan presiden (federasi Prancis).”

Presiden federasi sepak bola Prancis, Noel Le Graet, mengatakan dia lebih suka Hugo Lloris tidak memakai ban lengan pelangi. Karena itu seperti Prancis menceramahi negara lain.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ketika kami berada di Prancis, ketika kami menyambut orang asing, kami sering ingin mereka mengikuti aturan kami, menghormati budaya kami, dan saya akan melakukan hal yang sama ketika saya pergi ke Qatar, cukup sederhana,” jelas Lloris. “Saya bisa setuju atau tidak setuju dengan ide mereka, tapi saya harus menunjukkan rasa hormat.”

Baca jugaL Sebut Gay Sebagai Kerusakan Mental, Duta Piala Dunia Minta Orang Barat Terima Aturan di Qatar

Sebelumnya, pemain Muslim yang merupakan kapten klub Feyenoord, Orkun Kokcu, juga pernah menolak untuk memakai kapten ban pelangi LGBT.

LGBT bukan satu-satunya hal terlarang di Piala Dunia Qatar. Negara kecil itu memiliki undang-undang alkohol yang ketat, meskipun CEO Piala Dunia, Nasser Al Khater, mengatakan akan diizinkan di area yang ditentukan.

Qatar juga membatasi hak perempuan dan perlakuan terhadap pekerja migran yang membangun stadion untuk turnamen tersebut telah didokumentasikan dengan baik dalam kontroversi selama satu dekade.

Timnas Prancis yang menjadi salah satu kandidat terkuat untuk menjuarai Piala Dunia 2022 memiliki 5 pemain Muslim. Kelimanya yaitu Karim Benzema, Sadio Mane, Antonio Rudiger, Edouard Mendy, dan N’golo Kante.*

Baca juga: Gambarkan Timnas Sepak Bola Sebagai Teroris, Koran Prancis Bikin Marah Warga Qatar

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kapten Ban PelangilgbtPiala Dunia 2022Piala Dunia QatarPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Satu Miliar Anak Muda Berisiko Alami Ketulian Akibat Penggunaan Headphone dan Musik Keras
Tulisan selanjutnya Menjaga Hak Allah dan Hak Sesama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Berita
31 Agustus 2026 21:23
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?