Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Di Negeri Katolik Polandia Muslim Dilarang Berqurban

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Oktober 2013 06:00 6:00 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Oktober 2013 06:00
Bagikan
Demonstrasi Warga Polandia di negeri Katolik yang lebih peduli hak hewan ketimbang manusia.
Bagikan

Hidayatullah.com—Muslim Polandia batal melaksanakan penyembelihan hewan qurban Selasa (15/10/2013) karena terbentur larangan dalam undang-undang kehewanan.

“Untuk pertama kalinya selama ratusan tahun, tidak ada penyembelihan qurban untuk Idul Adha hari ini di sini,” kata Michal Adamowicz, seorang jurubicara komunitas Muslim di desa Bohiniki di timur Polandia yang dihuni Muslim Tatar.

Beberapa ratus keturunan Muslim dari Tatar, yang tiba di Polandia ratusan tahun lalu, tinggal di sana.

Pelaksanaan penyembelihan hewan sesuai ketentuan agama Muslim dan Yahudi dilarang di Polandia sejak 1 januari 2013. Pengadilan Konstitusi mengatakan penyembelihan secara aturan agama itu tidak sesuai dengan peraturan hak-hak hewan.

Pada 12 Juli anggota parlemen Polandia menolak rancangan undang-undang dari pemerintah yang akan membolehkan kembali praktek penyembelihan hewan secara halal menurut agama. Penolakan itu membuat komunitas petani peternak dan eksportir daging halal ke negara-negara Muslim dan Israel marah, demikian pula dengan komunitas agama.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ekspor industri daging halal (menurut Islam maupun Yahudi) bernilai hingga USD460.000 pertahun sebelum penyembelihan tersebut dilarang.

Para pemimpim warga Muslim dan Yahudi, kelompok minoritas di negara Polandia yang menganut ajaran Kristen Katolik, mengatakan peraturan itu melanggar hak kebebasan beragama dan mereka meminta agar undang-undang itu dicabut.

Mereka juga berpendapat, larangan penyembelihan hewan secara halal di Polandia itu, yang telah memicu perdebatan sengit di dalam maupun luar negeri, tidak sesuai dengan hukum yang berlaku di Eropa.

Peraturan Uni Eropa menyebutkan, hewan yang akan disembelih harus diminimalisir penderitaannya sebelum dimatikan, tetapi kelompok-kelompok keagamaan dikecualikan dari kewajiban untuk membuat hewan pingsan sebelum disembelih.

“Tolong hormati hak-hak kami, hormati konstitusi dan warisan budaya Muslim Polandia dan Tatar tanpa emosi, dengan cara yang beradab,” kata Miskiewicz kepada para wartawan dikutip AFP.

Menanggapi masalah itu, muncul reaksi beragam dari para pejabat pemerintah. Menteri Administrasi Michal Boni –seorang sekutu dekat Perdana Menteri Donald Tusk– mendesak agar hak-hak komunitas keagamaan dihormati.

Tetapi, menteri pertanian mengeluarkan pernyataan bahwa hewan yang akan disembelih harus dibuat pingsan terlebih dahulu di pejagalan yang memiliki izin resmi.

Jumlah warga Muslim dan Yahudi di Polandia masing-masing sekitar 20.000 dan 30.000 orang. Sangat sedikit dibanding total populasi Polandia yang mencapai 38 juta orang dan mayoritas beragama Katolik.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yahudi Ekstrim Kibarkan Bendera Zionis di Masjid al-Aqsha di Hari Arafah
Tulisan selanjutnya Idul Adha, Pro-Mursy dan Pro-Sisi Bentrok Domba dan Keledai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026

Berita
8 Juni 2026 19:00
Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?