Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jumlah Pengungsi Resmi Suriah Tembus Angka 4 Juta

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Juli 2015 07:49 7:49 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Juli 2015 07:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Saat ini terdapat lebih dari 4 juta orang yang tercatat secara resmi sebagai pengungsi akibt konflik di Suriah. Perserikatan Bangsa-Bangsa dan lembaga-lembaga lainnya beroperasi hanya dengan seperempat dana dari yang diperlukan untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada mereka.

Lebih dari 1,8 juta orang Suriah mencari perlindungan di negara tetangga Turki yang memiliki wilayah luas. Sementara di negara mungil Libanon terdapat 1,1 juta pengungsi Suriah. Separuh lainnya tersebar di Yordania, Iraq, Mesir dan negara-negara Afrika Utara. Sebagian kecil mencari suaka di Eropa.

Meskipun Turki menampung lebih banyak pengungsi di banding negara lainnya dan telah membangun cukup banyak kamp pengungsian, tetapi hanya sekitar 280.000 jiwa yang tinggal di 25 kamp pengungsian. Kamp-kamp pengungsian itu terdapat di Oncupinar, dekat Kilis, di selatan Turki. Sebuah kamp lain, yang akan menampung 55.000 pengungsi, sedang dalam proses pembangunan.

Dengan keberadaan pengungsi Suriah, sekarang di Libanon satu dari setiap empat orang di sana adalah pengungsia asal Suriah. Artinya, seperempat orang yang bermukim di Libanon sekarang adalah pengungsi Suriah. Untuk meredam gelombang pengungsi, agar tidak melewati kapasitas tampung negaranya yang kecil, Libanon sekarang menerapkan keharusan visa bagi orang-orang yang datang dari Suriah. PBB mengatakan kondisi lebih dari setengah pengungsi di negara itu di bawah standar.

Yordania menampung lebih dari 600.000 pengungsi Suriah. Menurut lembaga PBB yang mengurus masalah pengungsi, UNHCR, sembilan persepuluh dari mereka hidup dengan uang kurang dari tiga euro perhari. Akibat kemiskinan yang menyelimutinya, banyak anak-anak pengungsi yang terpaksa bekerja menjadi buruh, mengemis atau dinikahi dalam usia belia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

PBB memperkirakan 7.600.000 orang tidak memiliki tempat tinggaldi dalam negeri Suriah. Sementara 270.000 orang mengajukan suaka ke negara-negara Eropa.

Di luar Timur Tengah, negara yang paling banyak menerima pengungsi Suriah adalah Swedia. Negara-negara anggota Uni Eropa tahun ini berkomitmen menerima 60.000 pengungsi, yang mana 40.000 di antaranya adalah pngungsi Suriah dan Eritrea, lapor Euronews (9/7/2015).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mantan Menteri Luar Negeri Pangeran Saud Al-Faisal Wafat
Tulisan selanjutnya 60 persen Republiken AS Menentang Perkawinan Sesama Jenis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?