Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Untuk Merebut Mosul dari ISIS, Amerika Tambah 560 Personel Militer ke Iraq

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Juli 2016 09:40 9:40 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Juli 2016 09:40
Bagikan
Tentara Amerika berbicara dengan pria Iraq saat patroli di Baquba.
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika serikat akan mengirim 560 personel militer lagi ke Iraq untuk membantu memerangi kelompok ISIS, kata Menteri Pertahanan Ash Carter.

Dengan tambahan itu, pasukan militer yang dikerahkan Amerika Serikat ke Iraq menjadi sekitar 4.650. Kebanyakan dari mereka katanya berperan dalam pelatihan dan sebagai penasihat tempur.

Menurut Carter, tambahan pasukan itu, termasuk teknisi dan pakar logistik, akan membantu pasukan-pasukan lokal Iraq merencanakan perebutan kembali daerah-daerah yang dikuasai ISIS.

Penambahan pasukan Amerika itu diumumkan Carter dalam kunjungan mendadak ke Baghdad, lapor BBC Senin (11/7/2016).

  • [FOTO] Pasukan Syiah Iraq dan “Bendera Hitam ISIS”

Pasukan baru itu akan ditempatkan di pangkalan udara Qayara, yang berhasil direbut kembali dari ISIS oleh pasukan pemerintah Iraq hari Sabtu lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pangkalan itu terletak sekitar 65km arah selatan dari Mosul, pertahanan terakhir ISIS di Iraq.

“Pasukan tambahan AS ini akan mendatangkan kapabilitas unik dalam peperangan dan bisa memberikan dukungan kritis kepada pasukan Iraq ketika masa-masa penting dalam pertempuran,” kata Carter.

ISIS menguasai Mosul pada Juni 2014, setelah mengalahkan tentara Iraq. Kota itu merupakan yang terbesar yang dikuasai ISIS baik di Iraq maupun Suriah.

Perdana Menteri Iraq Haider Al-Abadi pernah berjanji akan merebut kembali Mosul dari ISIS sebelum akhir tahun ini, meskipun dia tidak pernah menyebutkan dengan jelas kapan pelaksanaannya.

Penambahan jumlah pasukan AS di Iraq itu hanya dua bulan setelah Presiden Barack Obama mengumumkan pengiriman pasukan tambahan sebanyak 250 ke Suriah. Ketika itu sudah ada 50 personel miilter AS yang dikerahkan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ethiopia Blokir Media Sosial Menyusul Kebocoran Soal Ujian Universitas
Tulisan selanjutnya Anggota DPR RI: Perlu Operasi Militer Bersama Hadapi Penyanderaan WNI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?