Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Majikan Arab Saudi Bayar Gaji TKW Asal Indramayu Rp. 459 Juta

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 Januari 2017 07:22 7:22 am
Ahmad
Dipublikasikan 11 Januari 2017 06:54
Bagikan
Majikan Juaria didampingi keluarga menyerahkan uang gaji Juariah kepada Hertanto Setyo, Staf Teknis Ketenagakerjaan KJRI Jeddah di Kantor Kepolisian Taif
Bagikan

Hidayatullah.com–Majikan Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indonesia, Juariah Mastara menepati janjinya menyerahkan sisa gaji pembantunya kepada Tim Perlindungan Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah senilai hampir setengah milyar rupiah.

Khaled Muhammad Al Osaimi, majikan TKW Indonesia, Juariah Mastara Senin malam (09/01/2017)  menemui Tim Perlindungan KJRI yang terdiri Staf Teknis Ketenagakerjaan, Hertanto Setyo bersama dua orang staf, Dadi Muksin dan Musa Hasan Sab’ie, kembali melakukan pertemuan secara kekeluargaan dengan pihak majikan Juariah di Kantor Kepolisian Taif, Arab Saudi.

“Kami bertemu untuk membicarakan  hak-hak Juariah dengan majikan. Namanya Khaled Muhammad Al Osaimi. Alhamdulillah beliau menepati janji mau datang sama anaknya, Ahmad Khaled Al Osaimi, ke kantor kepolisian Taif semalam. Kita ketemuan sekitar 22:00,” ujar Hertanto sebagaimana rilis KJRI Jeddah.

Atas bantuan dan kerja sama baik dengan pihak berwenang di Taif dan komunikasi yang baik dengan majikan,  akhirnya majikan  menyerahkan sisa gaji Juariah senilai 131.400 riyal Saudi atau senilai Rp 459.900.000

Penyerahan sisa gaji oleh majikan kepada Tim Perlindungan KJRI Jeddah dilakukan di lokasi pertemuan, yaitu Kantor Kepolisian Taif, di hadapan  Letnan Kolonel Abdullah Bakheet AlZahrani dan Letnan Omar Al Shehri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara itu, Konsul Jenderal RI Jeddah, M. Hery Saripudin, menasihati Juariah  agar uang hasil jerih payahnya selama lebih dari 19 tahun tesebut dapat dimanfaatkan utk kegiatan yang produktif, sebagai modal untuk usaha, dan tidak dibelanjakan untuk kegiatan yang konsumtif.

“Ingat masa-masa susah mencari uang, ya, Juariah. Kamu tidak ingin seumur hidup menjadi TKI, kan?” pesan Konjen kepada Juariah saat bertemu di ruang kerjanya.

Sebagaimana diketahui, Juariah Mastara adalah TKW asal Indonesia yang dinyatakan hilang kontak dengan keluarganya  selama 19 tahun, semenjak dirinya berangkat pada tahun 1997 ke Arab Saudi untuk bekerja.

KJRI Jedah Temukan Juariah Mastara Setelah 19 Tahun Hilang

Ia akhirnya berhasil ditemukan oleh Tim Perlindungan WNI KJRI Jeddah di penghujung 2016  di Distrik Al-Qaim di daerah Taif,  yang berjarak sekitar 200 km dari KJRI Jeddah.

“Juariah dijemput pihak kepolisian Taif di sebuah acara undangan pernikahan dan langsung dibawa ke kantor polisi. Kami lansung meluncur ke sana (kantor polisi),” tutur Hertanto.

juariah-mastara-kjria
Hertanto Setyo, Staf Teknis Ketenagakerjaan Konsulat Jenderal RI Jeddah, saat menyerahkan uang gaji Juariah di ruang kerjanya [ISTIMEWA]
KJRI Jeddah kini tengah mengurus dokumen exit permit Juariah di instansi terkait di Arab Saudi, berikut dokumen perjalanannya, karena sejak tahun 1999 ia tidak pernah melakukan penggantian paspor.

Sebelumnya, kepada KJRI Juariah Mastara menceritakan  alasan mengapa ia begitu lama tidak menghubungi keluarga selama 19 tahun. Menurutnya, dirinya mengaku  sangat betah bersama majikan dan keluarga majikan. Ia mengaku semua hak-haknya dipenuhi oleh majikan. Ia menegaskan bahwa perlakukan majikan dan keluarganya yang begitu baik membuatnya lupa menghubungi keluarganya sendiri.

“Gaji lancar tiap bulan 600 (riyal). Saya simpan di kamar. Pekerjaan tidak berat. Saya cuma bersih-bersih rumah dan nyuci baju. Keluarga majikan ada tujuh di rumah. Saya kerja tidak kaya pembantu. Kalau ada makan-makan besar (pesta), kerja semua. Kalau saya capek, saya tidur dan enggak dibangunin biar 24 jam,” tuturnya kepada Tim Perlindungan KJRI. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gaji TKW IndonesiaJuariah MastaraKJRI JeddahMajikan Arab SaudiMajikan Tenaga Kerja WanitaTenaga kerja WanitaTim Perlindungan Konsulat Jenderal RITKITKI Indonesia di Saudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki Undang Petinggi Militer Iraq ke Ankara Bahas Anti-Terorisme dan Kamp Bashiqa
Tulisan selanjutnya PBB: 65.000 Etnis Rohingya lari ke Bangladesh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?