Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PBB Minta Akses Penuh Selidiki Pembersihan Etnis Rohingya di Myanmar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 September 2017 09:51 9:51 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 September 2017 09:51
Bagikan
Ketua Tim Pencari Fakta PBB Marzuki Darusman
Bagikan

Hidayatullah.com–Para penyelidik hak asasi manusia PBB meminta ‘akses penuh dan tak terbatas’ di Myanmar untuk menyelidiki krisis kamanusiaan yang menimpa warga minoritas Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine.

“Sangat penting untuk melihat dengan mata kepala sendiri dugaan terjadinya pelanggaran HAM (di Rakhine),” kata Marzuki Darusman, ketua tim pencari fakta PBB saat berbicara di forum Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss, hari Selasa (19/09/2017) dikutip BBC.

“Terjadi krisis kamanusiaan yang sangat serius yang memerlukan perhatian sesegera mungkin,” tambahnya.

Dewan HAM PBB membentuk tim pencari fakta Maret lalu untuk menyelidiki kamungkinan pelanggaran HAM di seluruh Myanmar, dengan fokus dugaan kejahatan terhadap kamanusiaan yang menimpa warga minoritas Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine.

Tekanan para penyelidik PBB dikeluarkan hanya beberapa jam setelah pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi, memberikan pidato nasional yang pertama sejak krisis kamanusiaan di negaranya pecah pada akhir Agustus.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: PBB: Tentara Myanmar Lakukan Pembunuhan dan Perkosaan Secara Massal Etnis Rohingya

Dalam pidato ini Aung San Suu Kyi mempersilakan para pemantau internasional untuk datang ke Myanmar dan melihat sendiri situasi di negaranya. Namun tak lama kamudian seruan tersebut ‘dibalikkan’ oleh duta besar Myanmar untuk PBB, Htin Lynn.

“Kami meyakini bahwa misi (tim pencari fakta PBB) tidak membantu mengatasi persoalan yang terjadi di Rakhine,” kata Htin Lynn.

‘Demi kebaikan Myanmar sendiri’

Marzuki Darusman mengatakan tekanan kepada Myanmar untuk mengizinkan masuknya tim penyelidik PBB perlu terus dilakukan karena ‘ini demi kebaikan pemerintah Myanmar dan rakyat sendiri’.

Ia juga mengatakan PBB sudah mengirim tim ke Bangladesh, yang menjadi tujuan pengungsian lebih dari 400.000 warga Rohingya yang menyelamatkan diri dari gelombang kekerasan di Rakhine dalam beberapa pekan ini.

Baca: Aung Suu Kyi Kambali Tolak PBB Selidiki Kekerasan Etnis Rohingya

Menurut Marzuki, ada tanda-tanda bahwa krisis kamanusiaan ‘akan makin memburuk’.

Ia mengatakan berkembang propaganda di negara berpenduduk mayoritas Buddha ini bahwa ‘orang-orang Rohingya adalah sampah masyarakat’.

Krisis kemanusiaan dipicu oleh gelombang kekerasan yang terjadi di Rakhine, yang memaksa warga minoritas Muslim Rohingya menyelamatkan diri ke negara tetangga Bangladesh.

Kekerasan berawal dari serangan oleh milisi di Rakhine terhadap pos-pos keamanan yang dibalas dengan operasi oleh militer Myanmar.

PBB menggambarkan kekerasan sebagai ‘jelas-jelas pembersihan etnik’ sementara Myanmar mengatakan operasi militer yang mereka lakukan ditujukan untuk ‘membersihkan kelompok teroris’.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:burmaetnis Muslim RohingyaKekerasan RohingyaMarzuki Darusmanmiliter Myanmarmuslim RohingyamyanmarOperasi Pembersihan etnisPBBpembersihan etnispenyelidik hak asasi manusiaRakhineRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS Secara Resmi Buka Pangkalan Militer Permanen di Israel
Tulisan selanjutnya Indonesia-OKI Keluarkan Komunike Hentikan Kekerasan Rohingya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?