Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kapal Perang Rusia Meninggalkan Pelabuhan Tartus-Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 April 2018 17:22 5:22 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 April 2018 17:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—DI saat kapal induk Amerika Serikat (AS) dilaporkan sedang menuju perairan Suriah, Kapal Perang Rusia, dilaporkan sedang meninghalkan Pelabuhan Tartus di Suriah.

Kementerian Pertahanan Rusia belum berkomentar pada citra satelit terbaru ini.

Sebelumnya, dikutip Reuters, ISi (ImageSat International), operator satelit berbasis Israel, yang sebelumnya telah merilis foto dari jet tempur supersonik generasi kelima Su-57, yang ditempatkan di Pangkalan Udara Hmeymim di Suriah, diam-diam sibuk hilir mudik di wilayah udara Suriah beberapa waktu lalu.

Namun tidak jelas apakah kapal-foto harus benar — menuju di Mediterania untuk latihan.

Baca: Serangan Jet Tempur Rusia Bunuh 5233 Penduduk Sipil Suriah sejak 2015

Kamis lalu, perusahaan satelit tersebut mengklaim bahwa kapal-kapal Rusia sekarang disiagakan di perairan Suriah yang kemungkinan untuk mengantisipasi terjadinya serangan udara dari AS dan sekutunya terhadap rezim Suriah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

ISi, seperti dikutip Sputnik, Kamis (12/04/2018), mengidentifikasi kapal-kapal yang terpantau satelit tersebut antara lain; Kapal Perang Admiral Grigorovich, Kapal Ropucha dan dua Kapal Selam Kilo-Class. Ada juga beberapa kapal lain yang belum diidentifikasi.

Juru bicara Gedung Putih, Sarah Huckabee Sanders, telah mengumumkan bahwa Presiden AS Donald Trump mencatat Moskow dan Damaskus bertanggung jawab atas serangan senjata kimia di Kota Douma, Suriah, yang dilaporkan menewaskan hingga 70 orang.

Baca: Kapal Intelijen Rusia Karam di Perairan Laut Hitam

Angkatan Laut AS telah mengumumkan bahwa Kapal Induk USS Harry S Truman dengan rombongan kapal perang seperti USS Normandy, USS Arleigh Burke, USS Bulkeley, USS Forrest Sherman dan USS Farragut, sedang dikirim ke Timur Tengah. Dua lagi kapal perusak, USS Jason Dunham dan USS The Sullivan, juga akan menyusul bergabung rombongan kapal penyerang tersebut.

Vladimir Sharmanov, Ketua Komite Pertahanan di Majelis Rendah Parlemen Rusia (Duma), mengatakan kapal perang tersebut meninggalkan pangkalan Mediterania karena takut keselamatan mereka.

“Itu adalah praktik umum ketika ada ancaman serangan,” kata Sharmanov.

Sementara itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan  Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan tengah membahas perkembangan terbaru di Suriah melalui panggilan telepon hari ini. Menurut sumber keduanya setuju untuk tetap berhubungan, tulis Reuters.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatASbashar al assadImageSat Internationalisikapal indukKapal PerangPelabuhan TartusrusiaSu-57suriahTartus
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya sikap nu hti Ketum PBNU: Martabat Sebuah Bangsa adalah Budayanya
Tulisan selanjutnya Salafi terorisme Muhammadiyah Ingatkan Tanggung Jawab Negara Lindungi Seluruh Rakyat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?