Hidayatullah.com–Manajemen dan operasional Masjid ternyata dapat memenuhi praktik pengelolaan yang sesuai standar internasional. Hal ini terbukti ketika Masjid Al-Ikhlash Jatipadang Pasar Minggu Jakarta pada hari ini, Sabtu 2 Juli 201i secara resmi menerima sertifikasi Sistem Manjemen Mutu ISO 9001 : 2008 dari International Standard Certification (ISC) yang berkedudukan di Sydney, Australia.
Sertifikat diserahkan oleh Mr. Rickman J Mather dari ISC kepada H. Budi Suhirman selaku Ketua Umum Masjid Al-Ikhlash Jatipadang di depan jajaran Pimpinan Dewan Masjid Indonesia (DMI) , para pejabat pemerintah DKI Jakarta, pengurus masjid-masjid DKI dan para tamu atau jamaah yang memenuhi ruang serba guna Masjid Al-Ikhlash Jatipadang.
“Manajemen Masjid yang professional, modern dan berstandard International akan mendukung pengelolaan organisasi dan unit-unit kerja di Masjid Al-Ikhlash yang semakin berkembang sesuai kebutuhan dan tuntutan masyarakat,” ujar H Budi Suhirman, Ketua Umum Masjid Al-Ikhlash Jatipadang.
Bagi lembaga sertifikasi ISC sendiri, seperti yang disampaikan oleh Rickman J Mather, adalah suatu kehormatan dan prestasi yang menggembirakan karana Masjid Al-Ikhlash Jatipadang merupakan Masjid dan lembaga pertama di dunia yang telah di audit dalam proses sertifikasi ISO. Ini berarti diseluruh dunia, Masjid Al-Ikhlash Jatipadang adalah tempat ibadah yang pertama menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001 : 2008.
Sementara itu bagi Masjid Al-Ikhlash Jatipadang, sebagaimana disampaikan oleh H. Budi Suhirman bahwa pencapaian ini merupakan perjalanan dan upaya panjang untuk menyempurnakan manajemen Masjid dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada umat dan jemaah. Upaya ini dilakukan secara berkelanjutan terutama sejak Dewan Masjid Indonesia wilayan DKI Jakarta pada tahun 2009 juga telah menetapkan Masjid Al-Ikhlash Jatipadang sebagai Masjid Unggulan Pertama tingkat wilayah DKI Jakarta.
Keseluruhan proses dan audit guna menperoleh sertifikasi ISO harus memenuhi standar internasional. Antara lain, Masjid Al-Ikhlash Jatipadang harus memenuhi standar internasional di bidang pengendalian dokumen mutu dan catatan mutu, pengendalian produk yang tidak sesuai, tindakan perbaikan dan pencegahan, audit internal, tinjauan evaluasi manajemen, penanganan keluhan jamaah, pengukuran kepuasan jamaah, pemeliharaan dan perbaikan sarana dan prasarana, pengembangan SDM serta pengadaan barang dan jasa.
Saat ini, selain sebagai tempat ibadah masyarakat, manajemen Masjid Al-Ikhlash juga mengelola unit pelayanan klinik kesehatan lengkap dengan tenaga dokternya, Kelompok Bermain dan Taman Kanak-Kanan Islam Terpada (KB-TKIT), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), Lembaga Pendidikan dan Latihan Al-Qur’an (LPLQ), Media Center, Unit Pemberdayaan Perempuan, Pengembangan Ekonomi Islam melalui penyewaan ruang Toko, Perpustakaan, Pelayanan Zakat dan sebagainya.
“Kami ingin memiliki kinerja dan pelayanan kepada umat yang lebih baik lagi”, demikian ujar Budi Suhirman.*/ M Abdi Kristanto