Hidayatullah.com: Madrasah bukanlah sekolah yang dapat diremehkan, sehingga lulusan dari sekolah madrasah tidak perlu merasa minder dengan sekolah yang lainnya. Tidak sedikit nama-nama besar muncul dari lulusan sekolah madrasah yang berbasis keagamaan, sehingga membuktikan tamatan madrasah pun dapat melakukan pekerjaan yang bersifat teknis dan mekanisme, selain dari ilmu keagamaan.
Hal itulah yang ditekankan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan kepada para siswa di Islamic Centre Kota Pariaman saat melakukan peresmian Bedah Lapau se-Kota Pariaman di Kota Pariaman, pada Selasa (23/7/2013).
“Siapa bilang lulusan sekolah madrasah tidak mampu bersaing dengan sekolah lainnya. Madrasah telah terbukti melahirkan nama-nama besar di Indonesia. Mari kita hilangkan anggapan bahwa lulusan dari sekolah madrasah tidak mampu bersaing dengan sekolah yang lain. Madrasah juga mampu kok melakukan hal-hal teknis dan mekanisme di luar dari keagamaan,” jelasnya.
Tidak ingin menyombongkan diri, lanjut Dahlan Iskan, lihat saja dirinya. Sebagai seorang yang merupakan lulusan dari madrasah, tidak mengalami kesulitan bersaing dan berjuang dengan lulusan dari sekolah lainnya.
Menteri BUMN ini juga menepis bahwa lulusan sekolah madrasah adalah lulusan yang tidak dianggap. Bahkan ia menilai, lulusan dari madrasah mempunyai kelebihan dari sekolah lainnya, yaitu akhlak yang telah tercitpta.
“Tidak ingin menyombongkan diri, contohnya saya sendiri. Saya adalah lulusan dari sekolah madrasah, bukan lulusan dari perguruan tinggi. Saya pernah kok menjadi Direktur Utama PLN. Hebat bukan? Jika seorang murid bekas didikan madrasah, dapat menjadi seorang Direktur PLN. Saat ini syukur Alhamdulillah saya dapat menjadi Menteri BUMN. Jadi jangan minder untuk menjadi seorang pelajar madrasah,” katanya mengakhiri, dilansir Padang Today.*