Hidayatullah.com–Para pendukung Front Pembela Islam (FPI) diserukan keluar dari grup Facebook (FB) “Simpatisan & Pendukung FPI Bekasi Raya”. Seruan ini disampaikan Ketua FPI Bekasi Raya Ustadz Murhali Barda menyusul pembajakan grup tersebut.
Murhali mengatakan, grup tersebut sudah tidak dapat diakses olehnya selaku admin pasca-insiden Ciketing, Bekasi, Jawa Barat, akhir 2010 silam. Saat itu Murhali dipenjara atas tuduhan menghasut publik dan penganiayaan dalam insiden gereja HKBP.
“Upaya untuk mengembalikan (admin grup) sudah pernah dilakukan oleh tim dan hanya bisa mendapatkan IM Pembajaknya berada di Amerika,” jelasnya melalui rilis yang dipantau Hidayatullah.com di Jakarta, Selasa, 26 Rabiul Awwal 1435 H (28/1/2014) pada akun FB resmi “Ustadz Murhali Barda”.
Dalam postingannya itu, Murhali berharap para anggota grup untuk memberikan peringatan kepada admin peretas. Pembajak pun diminta untuk segera bertobat dan menghapus gambar dan postingan yang tidak bertanggung jawab.
“Gambar yang diposting oleh pembajak akun group Simpatisan & Pendukung FPI Bekasi Raya sangat amat menyakiti hati umat Islam,” ujarnya.
Murhali pun berharap pada kaum Muslimin yang ahli sebagai Cracker atau Hacker untuk membantu melacak dan menemukan pelaku pembajakan.
“DPW FPI Bekasi Raya akan menempuh jalur hukum terhadap pelaku pembajakan dan penistaan agama,” ancam Murhali.
“Bagi Simpatisan & Pendukung FPI Bekasi Raya yang hendak bergabung silahkan membuka akun Fans Page FPI Bekasi Raya,” lanjutnya.
Berikut bunyi asli sikap resmi DPW FPI Bekasi Raya:
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM.
Berkaitan dengan DIBAJAK-nya akun Group Simpatisan & Pendukung FPI Bekasi Raya oleh orang yang tidak bertanggung jawab, maka DPW FPI Bekasi Raya menyatakan sebagai berikut:
1. Benar adanya bahwa Group tersebut adalah milik FPI Bekasi Raya yang kami buat melalui akun FPI Bekasi Raya.
2. Akun FPI Bekasi Raya sudah tidak dapat diakses oleh saya pasca insiden Ciketing. Maka dengan tidak bisa mengakses akun tersebut maka secara otomatis saya tidak bisa mengendalikan akun Group Simpatisan & Pendukung FPI Bekasi Raya.
3. Akun saya “Murhali Barda” yang PERTAMA kali saya buat pun tidak dapat diakses oleh saya, upaya untuk mengembalikan sudah pernah dilakukan oleh tim dan hanya bisa mendapatkan IM Pembajaknya berada di Amerika.
4. Saat ini akun Group Simpatisan & Pendukung FPI Bekasi Raya DIBAJAK oleh orang yang tidak bertanggung jawab, maka dengan segala hormat saya MEMOHON kepada saudara-saudara yang sudah masuk dalam group tersebut untuk dapat memberikan peringatan kepada Admin yang membajak, kemudian keluar dari akun group tersebut.
5. Gambar yang diposting oleh pembajak akun group Simpatisan & Pendukung FPI Bekasi Raya (https://www.facebook.com/groups/114916315227991/?ref=ts&fref=ts), sangat amat MENYAKITI HATI UMAT ISLAM. Saya meminta kepada Pembajak untuk segera BERTAUBAT dan MENGHAPUS Gambar serta postingan-postingan yang tidak bertanggung jawab tersebut.
6. DPW FPI Bekasi Raya meminta dan memohon kepada ikhwan Cracker & Hacker Muslim untuk dapat membantu MELACAK dan MENEMUKAN siapa PEMBAJAK akun https://www.facebook.com/groups/114916315227991/?ref=ts&fref=ts.
7. DPW FPI Bekasi Raya akan MEMERINTAHKAN Kepada ikhwan-ikhwan Laskar Khusus untuk dapat melaksanakan QISHOS terhadap Pelaku Pembajakan dan Penistaan Agama di akun Group Simpatisan & Pendukung Fpi Bekasi Raya.
8. DPW FPI Bekasi Raya akan menempuh Jalur Hukum terhadap Pelaku Pembajakan dan Penistaan Agama.
9. Bagi Simpatisan & Pendukung FPI Bekasi Raya yang hendak bergabung silahkan membuka akun Fans Page FPI Bekasi Raya Raya.
Demikianlah Sikap Resmi DPW FPI Bekasi Raya atas Pembajakan akun Group yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
IN TANSHURULLAH YUNSHURKUM WA YUTSABBIT AQDAMAKUM.
Bekasi, 22 Januari 2014
Wassalam,
DPW FPI Bekasi Raya.
Ustadz Murhali Barda*