Hidayatullah.com—Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), Gede Pasek Suardika mengatakan Anas Urbaningrum selalu diburu dan dicari kesalahannya. Mulai dari kasus bonus Harrier sampai proyek-proyek yang hingga saat ini tidak terang buktinya.
“Bertahun-tahun mas Anas diburu. Dan terus digoreng,” ucapnya dalam acara “Menanti Vonis Anas” hari Sabtu (20/09/2014) yang diadakan di Cikini, Jakarta Pusat.
Pasek pun menganggap majelis hakim semestinya konkrit jika memang Anas terlibat proyek-proyek.
“Sebutkan. Proyek apa?” tantangnya. Sehingga masyarakat mampu menilai bahwa majelis hakim benar adanya dalam mengadili Anas.
Jika memang Anas salah, kata Pasek, proses hukum adalah jalannya. Namun jika Anas tidak bersalah, seyogyanya jangan dicari-cari kesalahannya. Apalagi jika organisasi kemahasiswaan Anas dikaitkan di dalam persidangan.
“Jika salah, lewat proses hukum. Tetapi jangan dicari-cari kesalahan. Dan organisasi kemahasiswaan pun tidak ada korelasinya,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya Pasek sangat berharap Anas dapat meraih keadilan sebagaimana mestinya. Sebab bukti-bukti menurutnya pun telah tersaji di atas meja dengan rapih. Baginya, yang kurang hanyalah kebenaran dan keberanian dalam mengungkapnya.
“Bukti tersaji di atas meja. Tinggal kebenaran dan keberanian yang harus ada,” harapnya.*