Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Adian Husaini: Konstitusi Indonesia Menolak Negara Penjajah Seperti Israel

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Agustus 2015 11:28 11:28 am
Ahmad
Dipublikasikan 15 Agustus 2015 05:00
Bagikan
Bendera Israel berkibar di Papua
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemberian visa kepada atlet Israel sangat melukai hati bangsa Indonesia. Pertama, dari segi waktu sangat tidak tepat sebab, baru saja negeri mengalami peristiwa Tolikara, dimana umat Islam yang sedang merayakan Idul Fitri diserang oleh pemuda Gereja Injili Di Indonesia (GIDI).

“Antara kelompok GIDI fundamentalis itu ada kaitannya dengan Zionis Israel. Dan kemudian, belum lama ini masjid Al-Aqsha juga diserbu Israel. Nah, dari peristiwa itu mengapa pemerintah justru memberikan visa kepada atlet Israel. Itu yang saya katakan melukai hati umat Islam,” demikian dikatakan Adian Husaini kepada hidayatullah.com, belum lama ini.

Kedua, kata Adian, dari segi konstitusi negara yang tidak pernah berubah yaitu Indonesia tetap menolak penjajahan Israel terhadap Palestina dan tetap menganggap Israel sebagai negara penjajah, sementara Indonesia sangat mendukung kemerdekaan untuk Palestina.

“Seharusnya Indonesia mempelopori Konferesni Asia-Afrika (KAA) 1955 yang isinya adalah anti Zionis, dan belum lama juga kita memperingati 50 tahun KAA yang jiwanya adalah anti Zionis,” tegas Adian.

Menurut Adian, seharusnya pemerintah juga harus bisa tegas seperti Bung Karno yang pernah mengusir atlet Israel dari ASEAN Game 1962. Dengan kondisi yang sensitif seperti sekarang ini, seharusnya dalam mengambil kebijakan-kebijakan, pemerintah harus memperhatikan aspirasi berbagai pihak.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kita itu kan punya lembaga dewan penasihat presiden, DPR, MPR dan sebagainya,” jelas Adian.

Adian menegaskan jika dalam kondisi perekonomian yang sulit dan carut marut seperti saat ini, seharusnya pemerintah jangan malah menambah kontroversi karena itu akan melemahkan ke dalam internal bangsa dan negara Indonesia.

“Tetapi, karena semuanya sudah terjadi, yah kita cuma bisa menyesalkan saja. Jangan sampai kejadian ini terulang kembali,” pungkas Adian.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelkonferensi asia afrikapalestinaTragedi Tolikara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nelayan Turki: Petugas Yunani Sengaja Tenggelamkan Perahu Berisi Migran di Tengah Laut
Tulisan selanjutnya Pesantren Nuu Waar Peringati HUT RI Ke-70 Dengan Tabligh Akbar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?