Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Gus Solah: Berpikir Radikal Itu Tidak Masalah

Ahmad
Terakhir diupdate: 25 Desember 2015 12:48 12:48 pm
Ahmad
Dipublikasikan 25 Desember 2015 12:48
Bagikan
Gus Solah dalam diskusi publik dengan tema ""Gotong Royong Menghadapi Radikalisme dan Memperjuangkan Kepentingan Nasional Di Media Sosial" di Gedung Pusat Pengembangan Islam Bogor (PPIB), Jalan Padjajaran 10 Kota Bogor
Bagikan

Hidayatullah.com- Pengasuh Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur, KH. Salahuddin Wahid mengatakan bahwa Radikalisme itu harus terus diwaspadai keberadaannya.

“Seberapa kecil pun Radikalisme harus tetap diwaspadai sebab kita tidak ingin terjadi konflik apalagi konflik fisik,” ujar lelaki yang akrab disapa Gus Solah kepada hidayatullah.com, di Gedung Pusat Pengembangan Islam Bogor (PPIB) Kota Bogor, belum lama ini.

Menurut Gus Solah yang dicirikan radikalisme di Indonesia memiliki selalui dikaitkan, pertama, menginginkan hukum Islam diberlakukan di Indonesia secara total agar menjadi negara Islam atau negara yang berdasarkan Islam (khilafah Islamiyah,red).

Kedua, lanjut Gus Solah, yakni mereka mendasarkan diri kepada praktek keagamaan pada zaman Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam. Ketiga, mereka condong memusuhi hal-hal yang berbau dengan kebaratan seperti modernisasi maupun sekulerisasi. Dan keempat, mereka menolak adanya liberalisme Islam.

“Ya, sebagai pendapat saya, tentunya keempat ciri itu tidak masalah asalkan tidak akan menimbulkan suatu konflik. Berbeda pemikiran, itu saya rasa hal yang biasa,”

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Karena itu, Gus Solah berharap supaya perbedaan pendapat (pemikiran,red) seperti harus disikapi dengan baik dan saling memahami perbedaan tersebut. Namanya perbedaan itu, menurutnya, sesuatu yang memang berbeda dan tidak bisa disatukan.

“Berbeda itu ya udah, memang adanya berbeda gitu. Itu saya pikir yang harus disampaikan ke kawan-kawan,” kata Gus Solah.

Lebih lanjut, kata Gus Solah, jika untuk berpikir radikal itu nggak masalah. Tapi kalau kemudian menjadi mahdzab dan bahkan berubah menjadi tindakan-tindakan, menurutnya, itu yang sangat berbahaya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gus SholahJawa TimurJombangKH. Salahuddin WahidPondok Pesantren Tebu Irengradikalisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Walikota Mojokerto Targetkan Tutup Lokalisasi Mei 2016
Tulisan selanjutnya Pembersih Hati yang Berkarat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Berita
29 Agustus 2026 14:04
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?