Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Komnas HAM: Saatnya Pemerintah Indonesia Bersikap Tegas atas Kekejaman Israel

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 Agustus 2017 05:50 5:50 am
Ahmad
Dipublikasikan 9 Agustus 2017 20:00
Bagikan
Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, pucuk pemerintahan Indonesia saat ini.
Bagikan

Hidayatullah.com– Komisoner Komnas HAM, Maneger Nasution, mengapresiasi Presiden Joko Widodo yang telah menyampaikan kecaman atas kebiadaban penjajah Israel, meskipun sangat terlambat.

Namun, melihat keangkuhan dan kebiadaban Israel yang terus-menerus teejadi, menurutnya, tidak cukup hanya dengan pengecaman.

Maneger menilai, pemerintah Indonesia sudah saatnya bersikap tegas atas kekejaman penjajah Israel terhadap warga Palestina. Terbaru, Israel kembali melakukan penyerangan ke wilayah Gaza yang memakan korban tiga orang terluka.

“Selama ini pemerintah Indonesia dinilai kurang tegas mendukung kemerdekaan Palestina. Kurang tegas terhadap kebiadaban Israel pada Palestina. Karenanya, diperlukan dukungan dan sikap nyata pemerintah Indonesia,” ujarnya dalam keterangan yang diterima hidayatullah.com Jakarta, kemarin.

Baca: Krisis Palestina, Muhammadiyah Imbau Pemerintah Indonesia Ambil Langkah Diplomatik Komprehensif

Padahal, Maneger berpendapat, pemerintah Indonesia berpotensi memimpin komunitas dunia internasional, khususnya anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI), untuk, pertama, meminta Dewan Keamanan PBB memaksa Israel menghentikan kebiadabannya terhadap rakyat Palestina, terutama soal Masjid Al-Aqsha.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kedua, meminta Dewan HAM PBB menyeret Israel ke pengadilan internasional sebagai penjahat kemanusiaan. Serta mempelopori pemboikotan terhadap apapun yang berhubungan dengan Israel.

“Ini adalah ujian bagi pemerintah Indonesia untuk menunjukkan sikap tegas terhadap Israel. Adalah kewajiban konstitusional pemerintah Indonesia untuk menggembirakan perdamaian dunia dan penghormatan terhadap kemanusiaan,” ungkapnya.

Baca: Pencaplokan Tanah Palestina Jalan Terus, Indonesia Harus Berbuat Nyata

Lebih dari itu, Maneger menambahkan, pemerintah Indonesia juga bisa menginisiasi dan aktif menyuarakan kebebasan Palestina dari tekanan Israel di tingkat internasional. Hal itu bertujuan agar kemerdekaan bisa diraih warga Palestina setelah berpuluh-puluh tahun dalam intimidasi penjajah Israel.

“Peristiwa yang terjadi di Palestina sejatinya harus menyentuh perasaan kemanusiaan seluruh dunia dan menjadi semangat umat Islam di seluruh dunia termasuk Indonesia untuk bangkit dan menunjukkan solidaritas. Tidak boleh ada kompromi apapun dengan Israel,” pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Indonesia - PalestinaIndonesia dukung kemerdekaan PalestinaJokowi-JKKemerdekaan PalestinaKomisoner Komnas HAMkomnas HamManeger NasutionOKIPBBPemerintah Indonesiapenjajah IsraelPresiden Joko Widodo
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Akhlak dan Tawadhu’ Ibnu Taimiyah
Tulisan selanjutnya Ketua Umum ICMI Ingatkan Pimpinan Parpol Hati-hati Berbicara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?