Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Gus Solah Mempertanyakan Istilah ‘Politik Identitas’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Januari 2018 22:40 10:40 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Januari 2018 22:40
Bagikan
KH Salahuddin Wahid (Gus Solah)
Bagikan

Hidayatullah.com– Jelang pilkada serentak 2018, sebagian kalangan mengkhawatirkan munculnya yang disebut “politik identitas”.

Menanggapi hal ini, Pengasuh Pesantren Tebu Ireng KH Salahuddin Wahid atau yang lebih akrab disapa Gus Solah, mempertanyakan apa arti politik identitas.

“Yang namanya politik identitas, menyinggung SARA, politisasi agama itu seperti apa?” ujarnya kepada hidayaullah.com Jakarta, Selasa (02/01/2018).

Baca: Bertemu Gus Solah, FPKS Diingatkan agar Istiqamah Jaga Persatuan dan Toleransi

Berbagai pihak, kata tokoh Nahdlatul Ulama (NU) ini, bisa berbeda pendapat soal istilah politik identitas.

Misalkan yang dimaksud politik identitas itu kampanye memilih pemimpin Muslim. Gus Solah menilai, tidak ada masalah jika seorang Muslim berkeyakinan dilarang memilih pemimpin non-Muslim.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Saya ngomong sama anak saya, misal ya, ‘kamu harus memilih pemimpin Islam’. Apa ada yang salah dengan itu? Kan, tidak,” tegasnya. Tapi batasan kampanyenya, kata dia, harus dirumuskan bersama.

Baca: “Ahok dan Identitas Agama”

Karena itu, ia menyarankan Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengundang pihak-pihak terkait untuk duduk bareng membicarakan dan menyepakati makna politik identitas. Agar terukur, kata Gus Solah.

Sebab kalau tidak ada kesepakatan, menurutnya masalah itu tidak akan selesai. “Berdebatlah sebelum Pemilu. Ngomonglah sekarang. Jangan ribut nanti bulan Juni (masa pilkada serentak 2018, Red),” pungkasnya.* Andi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:demokrasiGus SolahkampanyeKH. Salahuddin WahidKPUmemilih pemimpinMemilih Pemimpin MuslimPemilukadapemimpin MuslimPengasuh Pesantren Tebu IrengpilkadaPilkada Serentak 2018politikpolitik identitastokoh NU
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kini, Badan Siber dan Sandi Negara Langsung di bawah Presiden Jokowi
Tulisan selanjutnya Merusak Ketahanan Keluarga, LGBT Dinilai kayak Makar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Berita
29 Agustus 2026 09:20
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?