Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Aktivis Dakwah harus Selalu Menjaga Hubungan kepada Allah

Masykur Abu Jaulah
Terakhir diupdate: 18 Desember 2018 09:17 9:17 am
Masykur Abu Jaulah
Dipublikasikan 18 Desember 2018 09:13
Bagikan
Dialog bertema peradaban Islam di Masjid Ar-Riyadh Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur (15/12/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com– Aktivis dakwah atau para dai harusnya senantiasa menjaga hubungan baiknya kepada Allah Subhanahu Wata’ala.

Demikian pesan penting dari beberapa kader senior Hidayatullah sejak masa perintisan pesantren era 1970-an. Mereka yaitu para Ustadz; Amin Mahmud, Abdul Qadir Jailani, Abdul Qadir Abdullah, Manandring Abdul Gani, dan Zainuddin Musaddad.

Mereka berbagi pengalaman dakwah pada acara “Dialog Peradaban Berbasis Gerakan Nawafil” di Pesantren Hidayatullah Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu malam pekan kemarin (15/12/2018), sebagai tindak lanjut Deklarasi Ummul Quro pada helatan Silaturahim Nasional (Silatnas) Hidayatullah, bulan lalu.

Baca: Hadapi Tantangan Global dengan Kekuatan Spiritual-Keterampilan

“Sebenarnya ada banyak ustadz yang layak jadi nara sumber dalam acara dialog, tapi setidaknya mereka mewakili semua untuk digali spirit dan ilmunya,” ucap Abdul Ghofar Hadi, selaku pemandu acara yang berlangsung di Masjid Ar-Riyadh tersebut.

Mengawali dialog, Amin Mahmud berpesan selalu berdoa dan mendoakan orang lain agar diberi hidayah dan istiqamah dalam ibadah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurutnya, itulah kekuatan sesungguhnya selain dari upaya manusia secara sungguh-sungguh.

“Kalau belum hafal al-Qur’an ya kemana-mana harus bawa mushaf al-Qur’an. Minimal itulah bukti usaha kita mencintai Allah,” ucap Amin Mahmud, yang didaulat menjadi tokoh penggiat baca al-Qur’an.

Baca: Silatnas Usai, Hidayatullah Luncurkan Gerakan Nawafil

Menurut Amin, orang beriman itu mesti rindu dengan Allah. Dia berasal dari ciptaan Allah dan akan kembali kepada Penciptanya.

“Itu yang bikin rindu setiap saat baca al-Qur’an. Ada komunikasi yang terjaga dan itu menjadikan hati tenang,” ucap dai yang mengaku punya target tertentu baca al-Qur’an setiap hari.

Selanjutnya giliran Abdul Qadir Jailani, penggiat shalat wajib berjamaah sekaligus shalat malam. Ia menyebut Program GNH bukan sesuatu yang baru. Tapi amalan mulia Nabi dan sudah jadi tradisi lama pesantren, secara khusus.

“Sejarah panjang Hidayatullah tidak bisa lepas dari shalat wajib berjamaah dan shalat malam,” ungkap Abdul Qadir. “Hidayatullah hadir dimana-mana karena pertolongan Allah lewat shalat malam itu,” lanjutnya.

“Masa awal pesantren, para santri bahkan shalat malam di kebun singkong atau di gubuk reot,” kenang ustadz yang pernah menjelajah dakwah ke sejumlah wilayah.

Baca: Gol Silatnas Hidayatullah Peningkatan Kualitas Iman, Islam, Ihsan

“Jadi memang harus ada peningkatan, kalau dulu itu kebiasaan, saatnya menjadi kebutuhan dan sesuatu yang dicintai,” ujarnya sambil menyebut beberapa keutamaan shalat malam.

Hampir senada apa yang diutarakan Manandring dan Abdul Kadir Abdullah. Masing-masing berbagi pengalaman spritual tentang suka duka berdakwah di masyarakat dan pentingnya menjaga kondisi spritual melalui berbagai amalan nawafil (sunnah).

“Jadi tantangan dakwah dan merasa berjuang itulah yang membuat aktivis dakwah itu selalu menjaga hubungannya kepada Allah.

Terakhir, Zainuddin Musaddad berbagi pengalaman tentang budaya infak. Menurutnya ini berkaitan dengan keyakinan akan janji Allah.

“Infak itu rumus matematika Allah yang pasti. Janji kelipatan pahala itu pasti benar. Bahkan ada sampai tidak terbilang jumlahnya,” paparnya.

Baca: Rahasia Komunikator Brilian dari Hutan Kalimantan

Untuk diketahui, Gerakan Nawafil Hidayatullah (GNH) adalah program nasional terbaru yang dituang dalam Deklarasi Ummul Quro.

Piagam tersebut menyeru kepada segenap umat Islam, khususnya kader Hidayatullah untuk senantiasa meningkatkan kualitas dan kuantitas keimanan mereka dengan merutinkan ibadah-ibadah nawafil.

Di antara yang tercantum adalah menegakkan shalat berjamaah di masjid dan shalat sunnah, membaca al-Qur’an satu juz setiap hari, merutinkan shalat lail setiap malam, infak setiap hari, menjaga wirid dan zikir, serta menunaikan hak sesama berupa dakwah fardiyah.*

Redaktur: Masykur Abu Jaulah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:45 tahun HidayatullahdaiDai HidayatullahdakwahGerakan Nawafil HidayatullahGNHHidayatullahSilatnas HidayatullahSilatnas Hidayatullah 2018
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sri: Awal Pembentukan Generasi Berkualitas dari Perut Ibu
Tulisan selanjutnya Tentara India Menangkap Pemimpin Muslim Kashmir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?